Kamis, Mei 14, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Soal Jalan Butut, Warga Perum Rizki Akbar Dawuan Timur di PHP Developer

spot_img

Reportika.id || Karawang, Jawa Barat – Warga Perumahan Rizki Akbar Residence Dawuan Timur Karawang mengeluhkan adanya akses jalan warga yang tak kunjung diperbaiki oleh pihak pengembangan atau Developer Perumahan tersebut.

 

Hal itu disampaikan oleh Endang selaku pengurus di Paguyuban Warga Rizki Akbar Residence. Menurutnya, simbiosis mutualisme antara pihak konsumen dan penyedia Perumahan tidak berjalan dengan baik.

 

“Sebelumnya kami sudah melayangkan surat dan beraudiensi kepada pihak pengembang terkait perbaikan akses jalan yang dilalui oleh warga, baik itu dari warga Perumahan maupun warga kampung Cibeker, dan di terima oleh pihak Developer pak Rio dan pak Indra, dan pak Rio akan menyampaikan tuntutan warga ke atasnya atau pimpinan Developer,” Tuturnya.

 

Warga Perum Rizki Akbar sendiri memberikan waktu kepada pengembang selama 7hari atau seminggu kepada pihak pengembang untuk memberikan jawaban terkait perbaikan jalan rusak tersebut.

Baca Juga  Viral Dulu, Baru Dikerjakan Dari Kabel Semrawut hingga Jalan Rusak Kenapa Harus Tunggu Wali Kota?

 

“Sebelum audiesi itu, pihak pengembang beralasan jika jalan tersebut tidak diperbaiki karena merupakan jalur pipa pertamina. Namun saya sendiri pernah mengundang pihak pengawas dari pertamina terkait pengurugan jalan di lokasi tersebut. Pihak pengawas sendiri tidak mempermasalahkan adanya pengurugan jalan tersebut, asalkan tidak permanen (Cor Beton atau Aspal_red), namun jika hanya mengurug saja hal itu tidak menjadi masalah, dan itu tertuang dalam sebuah surat yang ditandatangani antara warga dan pengawas,” Jelas Endang.

 

“Saat ini kami menuntut agar pihak Developer untuk segera memperbaiki akses warga tersebut, karena sebagian besar warga melalui jalan tersebut. Karena sudah banyak warga yang melewati jalan tersebut, apalagi perempuan dengan roda dua jatuh, apalagi kalau musim hujan, sudah licin banjir dan becek juga,” Tegas Endang.

Baca Juga  Kuasa Hukum Ade Kuswara Pertanyakan Istilah OTT dan Prosedur Penindakan KPK

 

“Namun sampai hari ini (kamis, 14 Mei 2026), pihak developer malah sama sekali tidak menggburis tuntutan warga, tentu keputusan ini membuat warga merasa kecewa dan merasa di PHP,” Keluhnya.

 

Disisi lain, Dian Sopian selaku Ketua RW 19 Perum Rizki Akbar Residence membenarkan jika jalan tersebut memang milik pertamina, namun untuk perbaikan saja menurutnya tidak masalah selagi tidak permanen.

 

“Kalau saya sangat setuju jika jalan tersebut diperbaiki, karena selaku RW di Perumahan Rizki Akbar, sudah banyak warga yang mengeluh, dan itu memang benar, malah banyak warga yang jatuh di lokasi tersebut. Jadi saya juga berharap jalan tersebut segera di benahi,” Papar Dian.

Baca Juga  Dugaan Pungli Pengelolaan Pasar Bantargebang Naik Penyidikan, Kejari Periksa 14 Saksi

 

“Kami selaku warga Perum Rizki Akbar sangat kecewa dengan jawaban pengembang yang diwakili oleh pak Rio, jadi kamin serahkan ke warga untuk tindakan selanjutnya,” Pungkasnya.

 

Sejatinya, keberadaan jalan merupakan akses utama bagi aktivitas warga, baik itu Perumahan maupun warga lokal di Kampung. Jalan yang bagus merupakan sebuah kebutuhan dan fasilitas yang harusnya disediakan, baik oleh pengembang maupun pemerintah.

 

Terlebih jika jalan tersebut merupakan akses sebuah Perumahan, keberadaan jalan yang bagus dan bisa dinikmati warga Perumahan akan berdampak penjualan Perumahan tersebut, namun sebaliknya, akses yang buruk dan dibiarkan berlarut-larut diharapkan akan berdampak sebaliknya.

 

De

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah