Reportika.id || Kota Bekasi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini memiliki pimpinan baru. Diana Wahyu Widiyanti, S.H., M.H., resmi dipercaya menduduki jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi.
Diana menggantikan Sulvia Triana Hapsari yang mendapat penugasan baru sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Sutikno, S.H., M.H., di Aula R. Soeprapto, Lantai 8 Kantor Kejati Jawa Barat, Bandung, Senin (10/8/2026).
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi 15 pejabat di lingkungan Kejati Jawa Barat. Sejumlah posisi strategis turut mengalami perubahan, mulai dari Wakil Kajati, para asisten hingga kepala kejaksaan negeri di sejumlah wilayah.
Bukan Orang Baru di Lingkungan Kejaksaan
Diana memiliki pengalaman panjang di lingkungan Korps Adhyaksa. Sebelum ditugaskan ke Kota Bekasi, ia dipercaya memimpin Kejari Cilegon.
Perjalanan kariernya dimulai pada 2000 ketika bertugas di Kejari Purwodadi. Sejak saat itu, berbagai penugasan dijalani Diana di sejumlah daerah.
Ia tercatat pernah bertugas di Kejari Wonosobo, Buntok, Cikarang, Karawang, Bekasi hingga Jakarta Pusat. Pengalamannya juga mencakup penugasan di Kejati Bangka Belitung dan Kejari Pesawaran.
Setelah memimpin Kejari Cilegon, Diana kini mendapat kepercayaan untuk menakhodai Kejari Kota Bekasi.
Posisi tersebut membawa tanggung jawab besar, terutama dalam pelaksanaan penegakan hukum sekaligus pelayanan hukum kepada masyarakat di wilayah Kota Bekasi.
Kajati Jabar Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Wewenang
Dalam prosesi pelantikan, Kajati Jawa Barat Sutikno meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera bekerja dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, pergantian jabatan tidak boleh dipandang sebatas kegiatan administratif atau seremonial. Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral maupun profesional.
Sutikno juga mengingatkan jajaran baru untuk menjaga integritas serta tidak menggunakan kewenangan secara tidak semestinya.
Prinsip keadilan, kejujuran dan pengabdian kepada masyarakat, kata dia, harus menjadi landasan dalam menjalankan setiap tugas.
Di sisi lain, Kajati Jabar turut memberikan penghargaan kepada para pejabat sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di wilayah hukum Kejati Jawa Barat.
15 Pejabat Bergeser Rotasi dan promosi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-10122/C/07/2026 tertanggal 29 Juli 2026.
Sebanyak 15 pejabat mendapat amanah baru, yakni:
Dr. Desy Meutia Firdaus, S.H., M.Hum. – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D. – Asisten Pembinaan Kejati Jawa Barat.
Agung Arifianto, S.H., M.H. – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Barat.
Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum. – Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Jawa Barat.
Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H. – Kajari Purwakarta.
Agus Wirawan Eko Saputro, S.H., M.H. – Kajari Kota Bogor.
Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe, S.H., M.H. – Kajari Kabupaten Bogor.
Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H. – Kajari Cimahi.
Heru Kamarullah, S.H., M.H. – Kajari Ciamis.
Suci Wijayanti, S.H., M.Kn. – Kajari Cianjur.
Dr. Erianto N, S.H., M.H. – Kajari Kota Banjar.
Regie Komara NA, S.H., M.H. – Kajari Majalengka.
Diana Wahyu Widiyanti, S.H., M.H. – Kajari Kota Bekasi.
Dr. Agus Chandra, S.H., M.H. – Kajari Kabupaten Cirebon.
Aka Kurniawan, S.H., M.H. – Kajari Kabupaten Tasikmalaya.
Dengan dilantiknya Diana, tongkat kepemimpinan Kejari Kota Bekasi resmi berpindah ke tangan pejabat baru.
Pengalaman panjangnya di berbagai wilayah menjadi modal untuk menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan hukum di Kota Bekasi.
Sul




