Reportika.id || Langkat, Sumut — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat memberikan apresiasi terhadap sejumlah langkah Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
Apresiasi tersebut diberikan terhadap berbagai upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan infrastruktur, pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, serta percepatan pembangunan di Kabupaten Langkat.
Ketua Umum HMI Cabang Langkat, M. Alfi Syahrin, mengatakan bahwa setiap kebijakan pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat patut diapresiasi. Namun, apresiasi tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan fungsi kontrol mahasiswa.
“Bagi kami, apresiasi bukan berarti menghilangkan sikap kritis. Kami melihat sejumlah langkah pemerintah daerah yang patut diapresiasi, terutama perhatian terhadap infrastruktur, pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, serta program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat,” ujar Alfi.
Menurutnya, persoalan infrastruktur jalan harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan, pendidikan, kesehatan hingga mobilitas ekonomi masyarakat.
HMI Cabang Langkat juga mendorong agar setiap program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Langkat benar-benar memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah harus memastikan setiap rupiah anggaran menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan rakyat. Pembangunan jangan hanya berhenti pada perencanaan atau seremonial, tetapi harus memiliki dampak yang terukur,” tegasnya.
Selain infrastruktur, HMI Cabang Langkat mendorong pemerintah untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta mempercepat pengentasan kemiskinan.
Ia juga menilai pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan pemuda harus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Kabupaten Langkat. Pemuda tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus ditempatkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam melahirkan gagasan dan inovasi.
“Kami siap menjadi mitra kritis-konstruktif pemerintah. Ketika kebijakan pemerintah baik dan memberikan manfaat kepada rakyat, kami apresiasi. Tetapi ketika ada kebijakan yang perlu dikritisi, kami juga tidak akan diam. Karena bagi kami, yang terpenting bukan siapa yang mendapatkan pujian, tetapi sejauh mana masyarakat Langkat merasakan manfaat pembangunan,” kata Alfi.
Terakhir ia berharap kepemimpinan Plt. Bupati Langkat dapat terus memperkuat pelayanan publik, mempercepat pemerataan pembangunan dan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama mengawal pembangunan Kabupaten Langkat secara objektif, kritis dan konstruktif demi terwujudnya Langkat yang maju, berkeadilan dan sejahtera.
Ran




