Kamis, Mei 14, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Tambal Jalan Saat Masih Basah, Proyek URC Si Tambal di Bekasi Barat Dipertanyakan Warga

spot_img

Reportika.id || Kota Bekasi – Aktivitas penambalan jalan di kawasan Jalan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, tepatnya di area sambungan jembatan atas Tol Lingkar Luar Jakarta, menuai perhatian warga, Sabtu (9/5/2026).

 

Tim URC Si Tambal dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi terlihat tetap melakukan pengaspalan meski kondisi permukaan jalan masih basah setelah diguyur hujan. Material hotmix langsung ditebar ke titik jalan rusak, sementara beberapa bagian lokasi pekerjaan masih tampak tergenang air.

Baca Juga  Viral Dulu, Baru Dikerjakan Dari Kabel Semrawut hingga Jalan Rusak Kenapa Harus Tunggu Wali Kota?

 

Di tengah lalu lintas kendaraan yang padat, petugas melakukan perataan material secara manual sebelum dipadatkan menggunakan alat berat roller ban karet.

 

Situasi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas hasil tambalan yang dikerjakan dalam kondisi jalan lembap. Sebab dalam proses pengaspalan, kondisi permukaan jalan diketahui menjadi faktor penting untuk menentukan daya rekat dan ketahanan material hotmix.

Kegiatan penambalan jalan saat kondisi jalan masih basah akibat hujan

Publik pun mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut sudah melalui prosedur teknis yang sesuai, termasuk soal metode pengeringan area tambalan, standar pengawasan kualitas pekerjaan, hingga seberapa lama tambalan tersebut dapat bertahan.

Baca Juga  Feri Mustaqim Natawidjaya Mantap Maju di Pilkades Tanjungsari Timur

 

Kepala UPTD DBMSDA Kecamatan Bekasi Barat, Edi Tarigan, menyebut pekerjaan dilakukan setelah hujan reda dan proses persiapan sebelumnya sudah lebih dulu dilakukan.

 

“Memang dikerjakan habis hujan, tapi saat pelaksanaan sudah tidak hujan lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

 

Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait standar teknis maupun jaminan mutu pekerjaan yang dilakukan pada kondisi jalan basah tersebut.

 

Program URC Si Tambal sendiri diketahui merupakan langkah cepat Pemkot Bekasi untuk menangani jalan berlubang yang membahayakan pengendara.

Baca Juga  Linmas Bekasi Geruduk Kantor Pemkot, Tuntut Kenaikan Upah dan Klarifikasi Pejabatr

 

Namun masyarakat berharap perbaikan yang dilakukan tidak hanya cepat dikerjakan, tetapi juga memiliki kualitas yang baik agar tidak mudah rusak kembali.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah