Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Lautan massa berpakaian biru memadati sejumlah ruas jalan di Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/09/2026).
Ribuan kader, relawan, dan simpatisan memeriahkan Kampanye Akbar calon Kepala Desa Karang Baru nomor urut 02, Muhamad Alpian. Massa berkumpul di Lapangan Superbata sejak pukul 08.00 WIB sebelum bergerak mengikuti pawai keliling desa.
Dari lokasi titik kumpul, rombongan kemudian menyusuri sejumlah wilayah Desa Karang Baru, mulai dari Dusun 2, Dusun 1 hingga Dusun 3. Pawai berakhir di Lapangan Desel.
Sepanjang perjalanan, dominasi pakaian berwarna biru dan atribut nomor urut 02 terlihat mencolok. Massa yang memanjang hingga memenuhi ruas Jalan R.E. Martadinata membuat suasana kawasan tersebut tampak didominasi warna biru.
Antusiasme para relawan dan simpatisan terlihat sepanjang pawai. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan hingga tiba di lokasi akhir kampanye.

Dalam orasinya, Muhamad Alpian menyampaikan sejumlah gagasan yang akan dibawa apabila mendapat amanah masyarakat untuk memimpin Desa Karang Baru.
Alpian menegaskan, dirinya ingin mendorong perubahan yang menurutnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam aspek pelayanan pemerintahan desa.
“Saya ingin perubahan yang nyata untuk Desa Karang Baru. Dengan dukungan masyarakat, insyaallah kita bisa bersama-sama mewujudkan Karang Baru yang lebih maju, lebih terbuka, dan lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alpian dalam orasinya.
Salah satu program yang menjadi sorotannya adalah pengembangan pelayanan desa berbasis digitalisasi.
Menurut Alpian, pemanfaatan teknologi dapat menjadi sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi sekaligus mengakses pelayanan pemerintahan desa.
“Ke depan, saya ingin pelayanan desa semakin mudah diakses masyarakat. Kita akan dorong layanan berbasis digitalisasi, sehingga informasi tentang desa dan pelayanan masyarakat bisa diakses dengan lebih mudah, cepat, dan transparan,” katanya.
Selain menyampaikan program, Alpian juga menyinggung berbagai kegiatan sosial yang selama ini disebut telah dilakukannya sebelum maju dalam kontestasi Pilkades Karang Baru.
Ia menyebut sejumlah kegiatan tersebut antara lain membantu warga yang belum mendapatkan pekerjaan agar memiliki akses dan peluang kerja, sunatan gratis, les Bahasa Inggris, layanan kesehatan, mobil siaga serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
“Sebelum saya mencalonkan diri sebagai kepala desa, saya sudah berusaha hadir dan peduli kepada masyarakat. Ada kegiatan untuk membantu warga mendapatkan pekerjaan, sunatan gratis, pendidikan les Bahasa Inggris, layanan kesehatan, mobil siaga, dan masih banyak kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Alpian mengatakan, kegiatan tersebut bukan semata-mata dilakukan untuk kepentingan pencalonannya. Menurut dia, keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Jika nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, ia berkomitmen mengembangkan kegiatan tersebut menjadi program desa yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Apa yang sudah dilakukan bukan untuk membanggakan diri, tetapi menjadi bukti bahwa kepedulian kepada masyarakat harus dimulai dari sekarang. Kalau nanti masyarakat memberikan amanah, saya ingin kepedulian itu bisa kita kembangkan melalui program desa yang lebih terarah dan berkelanjutan,” tuturnya.
Kampanye Akbar tersebut menjadi salah satu momentum bagi Alpian dan pendukungnya untuk menyampaikan gagasan serta program menjelang pelaksanaan Pilkades Karang Baru.
Di hadapan para pendukungnya, Alpian juga mengajak seluruh simpatisan untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak terprovokasi selama tahapan Pilkades berlangsung.
Ia menekankan pentingnya menjaga suasana demokrasi agar tetap berlangsung aman, tertib, dan damai hingga hari pemungutan suara.
Sul




