Jumat, September 25, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Calon Kades Kalijaya Nomor Urut 01 Ajak Warga Bersihkan Sungai, Soroti Pentingnya Jaga Lingkungan

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Kepedulian terhadap kondisi lingkungan menjadi perhatian dalam kegiatan bersih-bersih Sungai Kalijaya yang digelar di Kampung Pengkolan, RT 02/04, Desa Kalijaya.

 

Kegiatan tersebut dilakukan relawan berANI yang dikomandani Mandor Waskim bersama calon Kepala Desa Kalijaya nomor urut 01, Hj. Ani Siti Rohmah HH.Selasa (15/09/2026).

 

Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk membersihkan aliran sungai dari sampah dan berbagai material yang mengganggu, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga keberlangsungan lingkungan di wilayah desa.

Baca Juga  Yohanes Oci Sentil AHY: Jangan Terlalu Dini Bicara Kekuasaan, Koalisi Bisa Gaduh

 

Hj. Ani mengatakan, sungai memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.

Calon Kepala Desa Kalijaya nomor urut 01, Hj. Ani Siti Rohmah HH.Saat akan turun ke Kali.

“Membangun Kalijaya harus dimulai dengan mencintai kali yang mengitari Desa Kalijaya. Karena menjaga sungai berarti menjaga lingkungan, kesehatan, dan masa depan masyarakat,” ujar Ani.

 

Menurut dia, persoalan lingkungan, khususnya sungai, tidak cukup ditangani melalui kegiatan sesaat. Diperlukan kepedulian dan keterlibatan masyarakat secara konsisten.

 

Ia pun menyebut kepedulian terhadap sungai akan menjadi salah satu bagian dari program yang ingin diperjuangkan apabila mendapat amanah memimpin Desa Kalijaya.

Baca Juga  Kalapas Bangko Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Merangin, Perkuat Program Pendidikan bagi Warga Binaan

 

Sementara itu, Mandor Waskim mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara masyarakat, relawan, dan calon pemimpin desa dalam melihat langsung persoalan lingkungan.

 

“Ini seperti gayung bersambut. Masyarakat punya kepedulian, relawan bergerak, dan calon pemimpin juga hadir melihat langsung persoalan lingkungan,” katanya.

 

Ia menilai keberadaan sungai tidak bisa dipandang sebelah mata karena berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan kondisi lingkungan di sekitar permukiman.

 

Menurut Waskim, upaya menjaga sungai membutuhkan gotong royong dan komitmen yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Baca Juga  Kejagung Geledah Sejumlah Kantor Pemkot Bekasi, Yohanes Oci Pertanyakan Tujuan dan Urgensinya

 

Kegiatan bersih sungai tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, seperti jalan dan gedung.

 

Perhatian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan desa yang sehat dan layak bagi masyarakat.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah