Kamis, April 2, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Reklame Raksasa Ambruk di Bekasi, Camat Sebut Dipicu Angin Kencang

spot_img

Reportika.id || Kota Bekasi – Sebuah papan reklame berukuran besar roboh di Jalan Patriot, Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden yang terjadi di sekitar kawasan Pasar Kranji itu sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan.

 

Rangka reklame setinggi kurang lebih 10 meter tersebut ambruk hingga menimpa satu unit ruko di dekat lokasi. Akibatnya, bagian atap dan tembok bangunan mengalami kerusakan cukup parah.

 

Material besi reklame yang jatuh juga melintang di badan jalan sehingga membuat arus lalu lintas tersendat. Kemacetan bahkan dilaporkan mencapai sekitar satu kilometer di dua arah Jalan Patriot.

Baca Juga  Rokok dan Uang Curian Dikembalikan, Pelaku Luka Serius Diamuk Massa, Korban Pilih Berdamai

 

Tak hanya itu, beberapa kabel optik dan jaringan internet yang berada di sekitar lokasi turut tertarik oleh rangka reklame hingga menjuntai ke bawah.

 

Di area tersebut diketahui sedang berlangsung proyek pembangunan saluran drainase menggunakan sistem U-Ditch yang telah berjalan sekitar satu bulan terakhir.

 

Perwakilan pengelola reklame dari PT Karya Satria, Indra, mengatakan bahwa kondisi tiang reklame sebenarnya sudah terlihat miring sejak malam sebelumnya. Pihaknya menduga kemiringan tersebut berkaitan dengan aktivitas penggalian saluran air di sekitar lokasi.

Baca Juga  Ledakan di SPBE Cimuning Disertai Kilatan Cahaya, Warga Bekasi Panik

 

Ia mengaku hanya sempat menurunkan panel iklan dari papan reklame sambil mencoba mencari pihak pelaksana proyek galian untuk berkoordinasi, namun hingga kejadian terjadi belum bertemu.

 

Sementara itu, pelaksana proyek drainase, Suroso, menilai robohnya reklame kemungkinan berkaitan dengan proses penggalian di sekitar pondasi tiang serta konstruksi yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

 

Di sisi lain, Camat Bekasi Barat Sudarsono menyebut faktor cuaca juga diduga berperan dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, wilayah Bekasi tengah diguyur hujan disertai angin kencang.

Baca Juga  Dirut RSUD CAM Bekasi Disorot, Ormas Gibas Kritik Dugaan Tambahan Cuti Usai Lebaran

 

Menurutnya, papan reklame tersebut sebelumnya memiliki izin, namun masa berlakunya telah habis pada akhir tahun 2025.

 

Hingga Jumat sore, petugas masih melakukan proses evakuasi material reklame dari badan jalan untuk memperlancar kembali arus lalu lintas di sekitar Pasar Kranji.

 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materi masih dalam proses pendataan.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah