Senin, Agustus 17, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Hadiri Undangan Pengelolaan Sampah di Jepang, Bupati Egi: Modal Strategis Untuk Dikembangkan di Lamsel

spot_img

Reportika.id || Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama hadiri undangan dari The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) di Senju Azuma, Adachi-ku, Tokyo, Jepang dalam program lokakarya tentang dukungan untuk membangun ekonomi sirkuler khusus untuk plastik di Indonesia (ENIC02).

 

Undangan tersebut dalam rangka kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang dalam pengelolaan sampah dengan pendekatan ekonomi sirkuler di Indonesia yang dihadiri Workshop Program for Indonesian High Officials in Japan “Establishing a Circular Economy Special for Plastics in Indonesia yang dimulai sejak 25 hingga 31 Januari 2026 di Jepang.

Baca Juga  PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

 

Bupati Egi dalam siaran persnya menyatakan bahwa, keikutsertaannya dalam workshop tersebut merupakan kesempatan penting untuk memahami secara langsung sistem pengelolaan dan daur ulang sampah yang telah berjalan efektif dan terintegrasi di Jepang.

 

“Hari ini saya sudah berada di Tokyo, negara Jepang, dalam rangka kunjungan kerja untuk mempelajari langsung kondisi terkini pengelolaan dan daur ulang sampah di Jepang,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya, Senin (26/1/2026).

 

Ia menambahkan, pembelajaran tersebut menjadi modal strategis bagi daerah dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kapolres Lampung Selatan Cek Sarpras Polsek, Pastikan Siap Dukung Harkamtibmas hingga Penegakan Hukum

 

“Ini hari pertama saya mengikuti workshop terkait pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kita belajar banyak di Jepang, ternyata luar biasa. Jadi kalau Jepang saja bisa, Bismillah Indonesia juga bisa,” kata Bupati Egi.

 

Untuk sekadar diketahui, seluruh rangkaian kegiatan workshop tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Jepang, mulai dari akomodasi, materi pembelajaran, hingga agenda kunjungan teknis ke fasilitas pengelolaan limbah.

 

Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan lingkungan yang terintegrasi, adaptif terhadap pertumbuhan penduduk, urbanisasi, serta tantangan perubahan iklim.

Baca Juga  HMI Cabang Binjai Resmi Ajukan Permohonan PPID, Tagih Transparansi Tata Kelola Retribusi Parkir Kota Binjai

 

Keikutsertaan Bupati Lampung Selatan dalam forum internasional ini sekaligus menegaskan komitmen Lampung Selatan sebagai daerah yang aktif membangun kolaborasi global di bidang lingkungan, serta memperkuat arah kebijakan daerah menuju sistem pengelolaan sampah modern berbasis keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

 

( Agusnadi )

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah