Sabtu, April 25, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Ketua SMPK Desak Kapolres Binjai Tangkap Pemilik Barak Narkoba dan Perjudian di Binjai Timur

spot_img

Reportika.id || Binjai, Sumut – Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan Sumatera Utara menyatakan sikap tegas sekaligus ultimatum terbuka kepada aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Binjai, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polres Binjai, terkait dugaan maraknya peredaran narkotika dan praktik perjudian yang diduga berlangsung secara terang-terangan di wilayah hukum Polres Binjai.

 

Berdasarkan hasil observasi lapangan Tomy Syahputra menjelaskan, pengumpulan informasi masyarakat, serta penelusuran langsung yang dilakukan oleh tim mahasiswa, ditemukan indikasi kuat adanya aktivitas peredaran narkoba yang telah berlangsung cukup lama dan diduga beroperasi secara sistematis melalui barak-barak yang berada di wilayah Kecamatan Binjai Timur.

 

“Adapun Lokasi yang menjadi sorotan serius bagi kami seperti di Jl. Turi Sei Mencirim Sunggal, Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, yang berdekatan dengan area penampungan sampah masyarakat Kota Binjai. Jl. Bangau, kawasan Sawit-Sawit, Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. Di dua lokasi tersebut ditemukan dugaan keberadaan barak-barak narkoba yang masing-masing diduga mencapai lima titik dalam satu kawasan, sehingga total terdapat indikasi sedikitnya sepuluh barak yang diduga menjadi pusat aktivitas ilegal dan bisnis haram,” Ungkap Tomy.

Baca Juga  NAPOSO CUP 1 SETABAGSEL Resmi Digelar: Turnamen Perdana yang Bidik Lahirkan Generasi Emas Sepakbola

 

Tomy juga menjelaskan bahwa Tidak hanya peredaran narkotika, lokasi tersebut juga diduga menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas perjudian, mulai dari judi elektronik, judi ikan, hingga bentuk perjudian lainnya yang memperlihatkan adanya dugaan perputaran ekonomi ilegal dalam skala besar dan diduga dijalankan oleh inisial UG.

 

Tomy menilai bahwa keberadaan aktivitas yang diduga telah berlangsung lama ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, mengapa aktivitas tersebut dapat berjalan tanpa penindakan tegas.

Baca Juga  PC IMM Kabupaten Subang Pertanyakan Hibah Rp500 Juta untuk Dewan Pendidikan, Desak Audit dan Investigasi Menyeluruh

 

“Kami menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama bangsa. Ketika barak-barak narkoba diduga berdiri secara permanen dan aktivitasnya diketahui masyarakat luas, maka negara tidak boleh terlihat absen,” Tegas Tomy.

 

Dalam akhir penyampaian nya Ketua AMPK Tomy Syahputra memberikan beberapa poin ultimatum kepada polres binjai yang di antaranya:

1. Mendesak Kapolres Binjai Segera Melakukan Penggerebekan Menyeluruh Terhadap Seluruh Barak Yang Diduga Menjadi Lokasi Peredaran Narkoba.

2. Mendesak Kasat Narkoba Polres Binjai Bergerak Cepat Menangkap Pemilik Dan Pengelola Barak Yang Diduga Telah Lama Beroperasi dan diduga dikendalikan inisial UG.

3. Mengusut Aktor Utama Serta Jaringan Yang Berada Di Belakang Operasional Barak Tersebut Tanpa Tebang Pilih.

4. Menutup Secara Permanen Seluruh Lokasi Yang Terbukti Menjadi Pusat Aktivitas Narkoba Dan Perjudian.

5. Menyampaikan Perkembangan Penanganan Kasus Secara Transparan Kepada Publik.

AMPK berkomitmen akan terus melakukan pengawalan dan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan berupa aksi massa sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penegakan hukum.

Baca Juga  Video Viral Sikap Madas Serumpun di Sampang Picu Polemik, Keluarga Mengaku Kecewa

Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum sedang dipertaruhkan. Ketegasan hari ini akan menentukan apakah hukum benar-benar hadir untuk rakyat atau justru kalah oleh praktik kejahatan terorganisir.

 

Ran

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah