Minggu, Oktober 4, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

FKRW Kota Bekasi Nyatakan Dukungan Untuk Pasangan Tri Adhianto – Harris Bobihoe

spot_img

Reportika.co.id || Kota Bekasi – Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto secara terus menerus mulai mendapatkan dukungan dari masyarakat. Salah satunya muncul dari Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Perwira yang siap mendukung dan memenangkan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.

 

 

Selaku Ketua FKRW Perwira, Nugraha menyatakan bahwa figur Tri Adhianto merupakan sosok yang bisa memimpin Kota Bekasi dalam periode 2024-2029 mendatang. Terlebih dirinya mengakui bahwa Tri Adhianto memiliki integritas dan kapabilitas, Rabu, (2/10/2024).

Baca Juga  FPI Bekasi Barat Soroti Hiburan Malam dan Peredaran Obat Terlarang di Bintara

 

 

“Alhamdulillah saya bersama para ketua RW merasa bersyukur dapat berkumpul menyampaikan aspirasi serta berdialog langsung dengan Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. sehingga kami merasa dapat menyampaikan kebutuhan masyarakat di level bawah,” katanya

 

“Dan memang pak Tri Adhianto adalah figur yg sangat luas pemahaman nya tentang apa yg menjadi kebutuhan dan solusi di masyarakat untuk menjadikan Kota Bekasi lebih baik dan maju,” tambahnya.

 

 

Selain itu, Nugraha mengatakan selama dialog berlangsung banyak aspirasi yang disampaikan oleh pihaknya kepada Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diantaranya adalah mengenai pembuatan polder di wilayah Kelurahan Perwira.

Baca Juga  Hj. Lilis Nurlia: Pengawasan Anggaran 2026 program pembangunan di Kota Bekasi Warga Jakasampurna Sampaikan Aspirasi

 

 

“Penyampaian program-program dan menjelaskan aspirasi terkait pembuatan polder di Kelurahan Perwira dan pemerataan pembangunan,” ungkapnya.

 

 

Sementara dilokasi serupa, Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan bahwa dirinya siap bersinergi dengan para tokoh masyarakat dan aparatur di wilayah tersebut.

 

 

“Untuk polder, perlunya kesepakatan antara RW, RT, tokoh masyarakat dan yang lainnya. Karena berkaitannya lahan untuk TPU juga. Kalau kesepakatan tersebut disetujui maka polder bisa saja dibangun,” tukasnya.

Baca Juga  Kabel Fiber Optik Semrawut Mulai Dipangkas, Pemkot Bekasi Targetkan Jalan Utama Tertata dalam 3 Tahun

 

Sule

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah