Rabu, September 30, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Kabel Fiber Optik Semrawut Mulai Dipangkas, Pemkot Bekasi Targetkan Jalan Utama Tertata dalam 3 Tahun

spot_img

Reportika.id || Kota Bekasi — Tumpukan kabel fiber optik yang bergelantungan di sejumlah ruas jalan Kota Bekasi tak lagi sekadar mengganggu pemandangan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menilai keberadaan kabel yang tidak tertata juga berpotensi membahayakan pengguna jalan hingga memicu kecelakaan.

 

Persoalan tersebut mulai ditangani Pemkot Bekasi dengan melakukan penertiban jaringan kabel udara. Salah satu titik yang menjadi sasaran berada di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (29/9/2026).

 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turun langsung dalam penertiban tersebut dengan memotong kabel udara yang dinilai mengganggu penataan jalur pedestrian.

 

Menurut Tri, persoalan kabel fiber optik cukup serius karena jumlah jaringan yang terpasang dalam satu ruas jalan bisa mencapai puluhan kabel.

“Ini tindak lanjut karena kabel-kabel fiber optik yang ada jumlahnya begitu banyak. Kalau enggak salah, di satu ruas jalan bisa ada 17 sampai 40 kabel.

Baca Juga  Dinsos Bekasi Salurkan Bantuan Pangan, Anak hingga Penyandang Disabilitas Jadi Sasaran

 

Tentu ini membuat situasi kota kurang nyaman dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata Tri.

Ia menyebut keberadaan kabel yang tidak tertata sebelumnya telah menimbulkan sejumlah persoalan yang melibatkan pengguna sepeda motor dan pejalan kaki.

 

 

Kondisi tersebut, kata Tri, bukan hanya berdampak terhadap estetika kota, tetapi juga dapat mengganggu mobilitas masyarakat, kendaraan maupun distribusi barang.

 

Pemkot Bekasi kini menargetkan penataan jaringan kabel di seluruh jalan utama dilakukan secara bertahap dan dituntaskan dalam waktu tiga tahun.

 

“Target kita selama tiga tahun, mudah-mudahan seluruh jalan utama sudah selesai. Setelah itu baru masuk ke jalan kolektor maupun jalan lokal. Untuk jalan arteri, kita coba selesaikan bertahap,” ujarnya.

 

Setelah Jalan Ir. H. Juanda, penataan akan dilanjutkan ke sejumlah ruas lain, di antaranya Jalan Ratna, Perumnas 3 hingga kawasan Bulak Kapal.

Baca Juga  Kapolsek Palas Ucapkan Selamat Hari Tani Nasional 2026: Petani Kuat, Pangan Berdaulat, Indonesia Maju

 

Untuk tahap awal, pengerjaan ditargetkan mencakup sekitar 3,5 kilometer. Kabel Tak Langsung Diturunkan Pemkot Bekasi tidak serta-merta menurunkan seluruh kabel dari tiang. Pemerintah terlebih dahulu menyiapkan ducting sebagai jalur khusus di bawah tanah.

 

Langkah ini dilakukan agar proses penataan tidak sampai mengganggu jaringan internet yang digunakan masyarakat.

 

“Jadi kita sudah buat ducting-nya. Fasanya kita siapkan sampai 40 kabel yang memungkinkan mereka masuk. Harapannya, kebutuhan internet masyarakat tetap terjamin dan tidak mengganggu pelayanan kepada warga. Kita bekerja secara simultan, ducting disiapkan dulu, baru kabel diturunkan,” jelas Tri.

 

Pemkot juga meminta masyarakat ikut mengawasi aktivitas penggalian jaringan kabel di lingkungan masing-masing.

 

Tri mengatakan, pekerjaan yang menggunakan label PT Mitra Patriot (PTMP) menjadi penanda bahwa jaringan tersebut berada dalam penanganan resmi.

 

“Kalau ada yang menggali kabel, labelnya PTMP, berarti resmi. Di luar itu berarti tidak resmi atau tidak ada izinnya. Warga masyarakat juga berhak melakukan peneguran dengan cara yang baik. Kalau perlu laporkan kepada jajaran Pemkot Bekasi, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” tandasnya.

Baca Juga  Lomba Pidato Gaya Bung Karno Kembali Digelar, Nawang Center Hidupkan Semangat Kebangsaan di Stadion PCB

 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto mengatakan pembangunan ducting sedang dikebut di sejumlah lokasi.

 

Di Jalan Ratna, pekerjaan ditargetkan selesai sekitar dua pekan sebelum kabel diturunkan. Selanjutnya, pengerjaan akan bergerak ke Perumnas 3, Jalan Jatiwaringin dan sejumlah wilayah di bagian utara Kota Bekasi.

 

“Kalau bagian bawahnya sudah kita bangun, baru kabel bisa diturunkan. Enggak bisa langsung turun karena ducting-nya harus dibuat dulu. Setiap kita menata pedestrian, ducting sekalian kita siapkan. Setelah itu baru kabelnya kita turunkan,” pungkas Idi.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah