Reportika.id || Kota Bekasi — Kawasan Stadion Patriot Chandrabhaga (PCB), Kota Bekasi, kembali menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan semangat kebangsaan melalui panggung pidato. Nawang Center menggelar lanjutan Lomba Pidato Gaya Bung Karno pada Sabtu malam.(19/09/2026).
Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Ahmad Yani tersebut memasuki pelaksanaan kedua. Lima peserta tampil secara bergantian menyampaikan pidato dengan gaya orasi yang terinspirasi dari sosok Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Ajang ini terbuka bagi masyarakat umum. Peserta tidak dibatasi berdasarkan kelompok usia maupun latar belakang tertentu. Warga yang ingin mengikuti perlombaan dapat mendaftarkan diri dan berkesempatan tampil pada pelaksanaan berikutnya.
Ketua Nawang Center, Nawang Andi Kusuma, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan semata-mata sebagai kompetisi kemampuan berbicara. Menurutnya, panggung pidato tersebut diharapkan menjadi media untuk memperkenalkan kembali sejarah perjuangan bangsa kepada masyarakat.
Ia menilai sosok Bung Karno memiliki gagasan dan pemikiran yang masih relevan untuk dipelajari, terutama berkaitan dengan semangat kebangsaan, perjuangan kemerdekaan, serta cita-cita para pendiri negara.
Melalui lomba tersebut, peserta dan masyarakat diajak kembali mengingat jasa para tokoh yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, gagasan dan nilai perjuangan Bung Karno diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari sejarah, tetapi dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Nawang Center juga ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk menggali kembali cita-cita yang pernah diperjuangkan para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Di sisi lain, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan ini. Nawang Center berharap anak-anak muda memiliki ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya melalui aktivitas yang positif, sekaligus mengenal lebih dekat sejarah perjalanan bangsa.
Konsep perlombaan dibuat terbuka dengan suasana yang tidak kaku. Peserta bebas menunjukkan karakter pidatonya masing-masing dengan nuansa orasi yang identik dengan gaya Bung Karno, mulai dari ekspresi, intonasi hingga semangat ketika menyampaikan gagasan.
Pelaksanaan yang dijadwalkan rutin setiap Sabtu malam tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat. Selain mengenal sejarah, peserta memperoleh kesempatan melatih keberanian berbicara di hadapan publik dan menyampaikan gagasan secara langsung.
Nawang Center membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dengan konsep yang terbuka untuk berbagai kelompok usia, lomba ini diharapkan terus berkembang menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus sarana untuk menjaga ingatan sejarah dan memperkuat semangat kebangsaan di Kota Bekasi.
Sul




