Selasa, April 14, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Pendidikan Politik di Kampus: Membangun Kesadaran Demokrasi yang Kritis dan Dialogis

spot_img

Reportika.id || Kebumen, Jawa Tengah – Pendidikan politik yang edukatif dan dialogis menjadi fokus utama dalam kegiatan Upgrading dan Dikpol BEM bertema “Reaktualisasi Kepemimpinan dalam Mewujudkan Badan Eksekutif Mahasiswa yang Bersinergi, Beraktualisasi, dan Bertanggung Jawab” di Aswaja Center UMNU Kebumen, Rabu (11/2).

 

Komisioner Bawaslu Kabupaten Kebumen, Nurul Ichwan, S.Th.I., M.Ag, menyampaikan bahwa pendidikan politik di lingkungan kampus harus mampu membangun kesadaran demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

 

Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai influencer sosial dan jembatan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, keberanian menyampaikan pendapat secara konstruktif menjadi bagian penting dari proses pendewasaan demokrasi.

Baca Juga  Kisruh Pimpinan di Lebak Disorot Nasional, Yohanes Oci: Ganggu Koordinasi, Minta Gubernur hingga Mendagri Turun Tangan

 

“Mahasiswa harus berani bersuara, namun tetap dalam koridor etika dan tanggung jawab. Demokrasi kampus adalah ruang belajar sebelum terjun ke ruang demokrasi yang lebih luas,” jelasnya.

 

Lanjutnya, Bawaslu Kabupaten Kebumen terus mendorong pendekatan yang kolaboratif dengan kampus melalui dialog, diskusi, dan penguatan kapasitas organisasi mahasiswa. Hal ini dilakukan agar mahasiswa tidak hanya memahami demokrasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam praktik organisasi.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi pemimpin muda yang sadar akan perannya dalam menjaga kualitas demokrasi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga  Gugatan PT Spiritrevolusi di Terima KIP Jawa Barat, Tunggu Jadwal Sidang

 

Humas Bawaslu

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah