Reportika.id || Kota Bekasi – Ketiadaan lahan parkir di SDN Jakasampurna 4 dan 5, Kota Bekasi, menuai sorotan. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas siswa, terutama saat jam istirahat maupun sebelum masuk kelas.
Area yang seharusnya menjadi ruang bermain justru dipenuhi kendaraan roda dua milik guru serta sepeda siswa yang terparkir tidak pada tempatnya. Akibatnya, ruang gerak anak-anak menjadi terbatas dan tidak leluasa.
Salah satu orang tua murid, sebut saja Sulaeman, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut saat mengantar anaknya ke sekolah.
“Seharusnya ini jadi area bermain yang luas, tapi malah terhalang motor dan sepeda. Anak-anak jadi tidak leluasa berlari, bahkan sering terhambat saat berjalan,” ujarnya.
Ia menilai, kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius pihak sekolah maupun dinas terkait. Menurutnya, setiap pembangunan atau renovasi sekolah seharusnya turut memperhitungkan kebutuhan lahan parkir, minimal untuk kendaraan roda dua dan sepeda.
“Jangan hanya fokus bangun gedung, tapi fasilitas pendukung seperti parkir juga harus ada. Anak-anak butuh ruang untuk bermain dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Permasalahan ini diduga tidak hanya terjadi di SDN Jakasampurna 4 dan 5, melainkan juga di sejumlah sekolah lain di Kota Bekasi. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah agar penataan fasilitas sekolah lebih terencana dan ramah bagi aktivitas siswa.
Sul




