Sabtu, Oktober 10, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Dulu Lahan Terbengkalai, Kini Disulap BKM Jadi Taman Warga Jatimelati

spot_img

Reportika.id || Kota Bekasi – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, tengah mengerjakan pembangunan taman lingkungan melalui program Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026. Berlokasi di RT 06/RW 08 Perumahan Puri Gading, taman seluas 306 meter persegi tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp200 juta.

 

Pembangunan taman Puri Gading ini menjadi upaya mengoptimalkan lahan fasilitas umum (fasum) yang sebelumnya dipenuhi semak belukar dan alang-alang agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau sekaligus tempat berkumpul warga.

 

Koordinator BKM Kelurahan Jatimelati, Agatha Ani, menjelaskan bahwa pembangunan taman bermula dari usulan Ketua RW 08. Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui survei lapangan, rapat internal BKM, serta koordinasi bersama pihak kelurahan dan pengurus RT/RW setempat.

Ketua BKM Hati melati Kota Bekasi

“Awalnya merupakan usulan dari Ketua RW 08. Setelah kami melakukan survei, kami membahasnya bersama pengurus BKM, pihak kelurahan, dan Pak Lurah. Kami juga berkoordinasi dengan RT dan RW terkait rencana pembangunan pada 2026,” ujar Agatha.

Baca Juga  Terlambat..!! Klaim Pompa BBWS 250 Liter Selamatkan 8000 Hektar di Lamsel Berbalik Fakta, Petani Butuh Obat Bukan Air!

 

Menurutnya, pembangunan taman telah berjalan pada Oktober 2026 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap keberadaan taman tersebut dapat menjadi fasilitas bersama untuk menunjang kegiatan sosial, olahraga, hingga aktivitas lingkungan lainnya.

 

Taman itu dirancang dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain gazebo sebagai tempat berkumpul, alat olahraga yang dapat dimanfaatkan warga lanjut usia (lansia), serta jalur untuk berjalan kaki dan jogging.

 

Selain menjadi ruang terbuka hijau, taman tersebut diharapkan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan warga, mulai dari senam bersama pada akhir pekan, arisan, hingga pertemuan lingkungan.

 

Agatha mengatakan, respons masyarakat menjadi salah satu dorongan bagi BKM untuk memastikan pembangunan fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata.

Baca Juga  Usut Dugaan Korupsi PT Migas Bekasi, Kejagung Periksa ASN dan Bos Foster Oil

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi atas dukungan anggaran DAU yang memungkinkan pembangunan taman lingkungan terlaksana.

 

“Kami berharap taman yang sudah dibangun ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga berharap pemerintah tetap menganggarkan program DAU untuk tahun-tahun berikutnya karena masih banyak kebutuhan masyarakat yang perlu dipenuhi,” katanya.

 

Agatha menambahkan, Kelurahan Jatimelati memiliki 15 RW, dengan 10 RW di antaranya berada di kawasan perumahan. Menurutnya, masih terdapat lahan fasum yang berpotensi dikembangkan menjadi taman bermain anak, ruang olahraga, maupun fasilitas publik lainnya sesuai kebutuhan warga.

 

Sementara itu, Lurah Jatimelati, Kosasih, S.E, mengatakan pembangunan taman tersebut membawa perubahan terhadap kondisi lahan yang sebelumnya berupa area semak belukar.

 

Ia menilai keberadaan taman berpotensi meningkatkan pemanfaatan fasilitas umum sekaligus memberikan ruang aktivitas yang lebih baik bagi masyarakat. Ia juga menyebut pengurus lingkungan telah memiliki komitmen untuk mendukung penyempurnaan fasilitas taman ke depannya.

Baca Juga  Uji Syarat Pencalonan di MK: Menakar Kewenangan Lembaga dan Kepastian Hukum Hasil Pemilu

 

“Harapan kami, taman ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga RW 08. Karena pemerintah sudah memberikan dukungan pembangunan, fasilitas ini harus dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

 

Taman tersebut direncanakan akan diresmikan pada 18 Oktober 2026. Setelah pembangunan selesai, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan memanfaatkan ruang publik secara bersama-sama menjadi faktor penting agar manfaat program DAU dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

Pembangunan taman di RW 08 ini diharapkan menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan fasum yang lebih produktif, sekaligus memperkuat ruang interaksi sosial dan mendukung gaya hidup sehat di lingkungan masyarakat Kelurahan Jatimelati.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah