Senin, Mei 4, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Beredar Rekaman Suara Oknum Habib Ancam Salah Satu Warga Margahayu

spot_img

Reportika || Kab Bekasi – Beredarnya rekaman diduga suara oknum inisial Habib yang mengancam salah satu warga Margahayu Arif (Umeng) Kota Bekasi. Yang berjudul “Oknum Habib Bakar Rumah Warga Dan Hina Aparat Penegak Hukum” Terkait hal itu Habib mengklarikasi Voice Note (VN) yang sudah beredar.

Habib dikonfirmasi dikediaman rumahnya Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat malam (27/01/2024).Tidak membantah rekaman itu berisi suaranya, namun isi rekamam itu tidak utuh sehingga orang bisa salah sangka.

Baca Juga  Rakor DPC PPP Kota Bekasi Memanas, PAC Tegas Tolak Muscab yang Digelar Plt Ketua

Menurut dia, rekamam suara berdurasi 1.20 detik tersebut sudah ada yang terpotong, dan ketika itu dirinya meluapkan emosinya terhadap seseorang bernama Arif yang menjual nama Habaib demi keutungan pribadi dan membawa nama, Anak Yatim, Janda – Janda, Ormas Islam.

Ketika ditanyakan adanya rekaman suara Habib mengatakan, rekaman suara tersebut sudah lama sekitar 4-5 bulan yang lalu, setelah dirinya tau dari seorang yang bernama Syahrul datang kepada Habib bicara semua tentang Arif membackup toko obat sekitar 30 toko obat kurang lebih yang jenis “G” di bekasi.

Baca Juga  Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Rp. 500 Juta, PC IMM: Jangan Main-main Dengan Uang Rakyat

“Rekaman suara itu sudah lama, adanya saya voice note ke Arif luapan emosi ke si Arif, sebab dia telah mengbeckup penjual obat – obatan terlarang jenis “G” di Bekasi.
menurut saya kalimat tersebut keluar dari mulut saya itu dasarnya dari si Arif,”ucap Habib,

“Jadi kalau di katakan saya meminta uang ke si Arif tidak dikasih itu tidak benar, tapi faktanya saya mengeluarkan voice note seperti itu karena saya tau betul dia mengbeckup toko tersebut, menjual nama Habaib, FPI, menjual nama majelis bahkan menjual nama umat islam dan saya punya bukti semuanya,” katanya

Baca Juga  Datangi Panggilan Krimsus Tipikor Polda Sumut, KMMB: Kita Serahkan Dua Alat Bukti ‎

Dan saya mengancam dengan kata – kata kasar ke insitusi kepolisian bahwasanya itu tidak benar.

Sule

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah