Jumat, Juli 10, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Ahmad Al Akhan Anggota DPRD Lamsel Siap Bantu Pembangunan Jembatan Way Pisang

spot_img

Reportika.id || Lampung Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Komisi II dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Al-Akhran, S.S., menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Selain menjadi ajang penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Palas Aji, Herri Susanto, S.Pd., mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Lamsel Ahmad Al-Akhran di desanya. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan DPRD dapat terus terjalin untuk mendukung pembangunan di Desa Palas Aji.

 

“Semoga dengan hadirnya Pak Ahmad Al-Akhran dapat terus mengawal proposal pembangunan Jembatan Way Pisang yang sempat ambruk akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses utama para petani menuju areal persawahan, sehingga kami berharap pembangunannya dapat segera terealisasi,” ujar Herri.

Baca Juga  Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Ahmad Al-Akhran mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung kondisi Jembatan Way Pisang yang rusak akibat banjir.

 

“Saya sudah langsung turun ke lokasi. Memang jembatannya sudah tidak ada lagi, yang tersisa hanya bekas pondasinya,” kata Al-Akhran.

 

Ia menjelaskan bahwa usulan pembangunan jembatan tetap disampaikan kepada instansi terkait, baik Dinas Pertanian maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun, proses realisasinya diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca Juga  Kapolda Lampung Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80

 

“Kita tetap mengajukan ke Dinas Pertanian dan juga ke Dinas PUPR. Namun, prosesnya bisa memakan waktu sekitar satu tahun. Karena itu, saya menawarkan solusi melalui pembangunan alternatif secara swadaya agar jembatan bisa lebih cepat dibangun. Insyaallah saya juga akan ikut membantu dalam proses pembangunannya,” ujarnya.

 

Al-Akhran juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam mewujudkan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kontribusi masyarakat melalui swadaya merupakan bentuk kepedulian yang bernilai ibadah.

 

“Swadaya itu termasuk sedekah. Insyaallah Allah akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” katanya.

 

Sementara itu, perwakilan masyarakat Desa Palas Aji, Fahrizal, mengatakan warga telah berinisiatif membangun jembatan alternatif secara swadaya sebagai solusi sementara agar aktivitas menuju areal persawahan tetap dapat berjalan.

Baca Juga  Diduga Tipu Nasabah Hingga Miliaran Rupiah, Oknum Pegawai Mandiri Pamenang Ditangkap, Manajemen Bungkam

 

“Masyarakat sudah bergotong royong secara swadaya dan saat ini masih dalam tahap pengumpulan anggaran. Alhamdulillah, dengan kedatangan anggota dewan, ada tambahan dukungan anggaran untuk pembangunan jembatan alternatif tersebut,” ujarnya.

 

Meski demikian, Fahrizal menegaskan bahwa masyarakat tetap berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan jembatan permanen melalui usulan yang telah diajukan kepada dinas terkait.

 

“Proposal tetap kami ajukan agar dibangun jembatan yang lebih besar dan permanen, sehingga nantinya alat-alat pertanian dapat melintas dengan mudah menuju area persawahan. Sementara pembangunan jembatan yang diajukan melalui proposal berada di dusun yang berbeda,” pungkasnya.

 

( Agusnadi )

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah