Reportika.id || Kota Bekasi — Ledakan tabung LPG 3 kilogram mengguncang sebuah rumah di Kampung Pulau Kapuk, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Peristiwa itu mengakibatkan enam orang mengalami luka bakar. Dua di antaranya, yang merupakan ayah dan anak kandung, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula ketika seorang nenek hendak memasak nasi di dalam rumah.
Saat kompor gas dinyalakan, api disebut tidak kunjung menyala. Kondisi tersebut membuat keluarga menduga tabung LPG yang digunakan telah kehabisan gas.
Tabung kemudian diganti dengan tabung LPG yang baru.

Namun, tidak lama setelah pergantian tabung, terdengar suara ledakan keras dari dalam rumah. Api langsung menyambar dan mengenai sejumlah anggota keluarga yang berada di lokasi.
Enam korban mengalami luka bakar dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski telah mendapat perawatan, kondisi dua korban dilaporkan cukup parah. Keduanya merupakan ayah dan anak kandung yang akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar serius.
Jenazah kedua korban kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari kediaman keluarga.
Pihak keluarga korban, di antaranya Tami selaku bibi dan Dadang sebagai paman korban, turut memberikan keterangan mengenai rangkaian kejadian tersebut.
Namun, penyebab pasti hingga terjadinya ledakan belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui sumber kebocoran maupun faktor lain yang memicu ledakan.
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Cikarang Utara bersama Polres Metro Bekasi.
Kepolisian masih mendalami kondisi tabung LPG, perangkat kompor, serta kemungkinan adanya kebocoran gas sebelum ledakan terjadi.
Masyarakat diingatkan untuk tidak mengabaikan kondisi peralatan memasak berbahan LPG. Pemeriksaan terhadap tabung, regulator, selang, dan kompor perlu dilakukan secara berkala sebelum digunakan.
Catatan: Kronologi awal dalam pemberitaan ini bersumber dari keterangan pihak keluarga korban. Sementara penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penanganan dan penyelidikan kepolisian.
Sul




