Reportika.id || Kota Bekasi — Kemarahan warga terhadap layanan air PAM di wilayah Kota Bekasi, khususnya Kecamatan Bekasi Timur, semakin memuncak. Pasalnya, distribusi air dilaporkan belum mengalir selama dua hari terakhir, sejak Sabtu (27/06/2026) hingga Minggu (28/06).
Akibat matinya pasokan air, banyak warga mengaku kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga kebutuhan sanitasi lainnya.
Salah satu warga, Bu Candy, mengungkapkan kekesalannya karena air PAM di rumahnya tak kunjung menyala meski sudah melayangkan aduan kepada pihak PAM Bekasi.
“Air PAM mati dari kemarin. Sudah bikin aduan ke PAM Bekasi tapi sampai sekarang belum ada respons. Ini meresahkan banget,” keluhnya.
Keluhan serupa juga ramai disampaikan warga lain di media sosial. Beberapa bahkan menyindir kondisi ini dengan mencari hotel yang masih memiliki pasokan air normal.
“Wahai warga Bekasi, spill info hotel yang airnya masih nyala. Stres, sudah dua hari enggak ada air,” tulis salah seorang warga.
Warga Bekasi Jaya dan sejumlah wilayah Bekasi Timur juga mengeluhkan minimnya informasi dari pihak pengelola terkait gangguan distribusi air tersebut.
Mereka menilai tidak adanya pemberitahuan sejak awal membuat warga tidak siap menghadapi kondisi darurat ini.
“Masalahnya bukan cuma air mati, tapi enggak ada pemberitahuan sebelumnya. Informasinya justru muncul beberapa jam setelah gangguan terjadi,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti gangguan distribusi air maupun kepastian kapan pasokan akan kembali normal. Warga berharap pihak terkait segera memberikan solusi dan memastikan layanan air kembali berjalan.
Sul




