Jumat, April 17, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Dosen Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital

spot_img

Reportika.id || Banten – Upaya mendorong tata kelola desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terus dilakukan kalangan akademisi. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, dengan mengusung tema “Tata Kelola Desa Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital.” pada hari Jumat, 17 April 2026.

 

Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis inovasi.

 

Ketua pelaksana kegiatan, Deni Permana, menegaskan bahwa PkM merupakan bagian integral dari tanggung jawab akademik dosen untuk memastikan ilmu pengetahuan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

 

“Pengabdian ini adalah bentuk tanggung jawab akademik dari dosen Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang agar ilmu yang kami miliki tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat,” ujar Deni dalam sambutannya (17/04).

Baca Juga  Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK: Erga Omnes untuk Akhiri Polemik Kerugian Negara dan Selamatkan Korban akibat Sistem Hukum

 

Ia menambahkan bahwa desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, sehingga penguatan kapasitas aparatur desa dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

 

Dalam sesi pemaparan materi, Muara Torang menjelaskan bahwa transformasi menuju desa mandiri tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, melainkan sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) aparatur desa serta keterlibatan aktif masyarakat.

 

“Pengembangan desa menuju desa mandiri tidak terlepas dari kesiapan SDM aparatur dan juga partisipasi masyarakat. Jika keduanya berjalan beriringan, maka desa akan mampu berkembang secara berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan warga,” jelasnya.

Baca Juga  Peran Masyarakat Jadi Kunci Kamtibmas, Polres Lampung Selatan Gelar Apel 1.000 Kentongan

 

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola desa dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik, memperkuat sistem informasi desa, serta membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas.

 

Sementara itu, pemateri lainnya, Yohanes Oci menekankan pentingnya penguatan kelembagaan desa sebagai fondasi utama dalam mewujudkan desa mandiri. Ia menilai bahwa tata kelola yang baik harus didukung oleh sistem kelembagaan yang solid, transparan, dan akuntabel.

 

“Desa mandiri tidak terlepas dari penguatan kelembagaan desa. Di sisi lain, perlu juga mendorong partisipasi masyarakat serta transparansi dan akuntabilitas, baik secara administratif maupun akuntabilitas moral aparatur desa,” ungkap Yohanes.

 

Ia juga menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa akan tumbuh apabila praktik pemerintahan dilakukan secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Narasi Politik Memanas, Yohanes Oci Sentil Pernyataan Syaiful Mujani: Demokrasi Bukan Ruang Tanpa Batas

 

Kegiatan PkM ini diikuti oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang antusias dalam mengikuti setiap sesi diskusi. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis mengenai implementasi digitalisasi dalam pelayanan dan administrasi desa.

 

Melalui kegiatan ini, Desa Sukaraja diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju desa mandiri berbasis digital dengan tata kelola yang lebih efektif, partisipatif, dan transparan. Selain itu, sinergi antara akademisi dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pembangunan desa.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif mendorong kemajuan masyarakat di tingkat akar rumput.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah