Selasa, April 28, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Ratusan Juta Uang BLT-DD Desa Sumberreja Diduga di Tilep Oknum Perangkat Desa

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan program yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat sejak tahun 2020, atau sejak Pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia.

 

BLT-DD sendiri, dilaksanakan berdasarkan Perpu nomor 1 tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan untuk membantu masyarakat miskin di desa.

 

Untuk besaran anggaran yang disalurkan dari Anggaran Dana Desa (ADD) tersebut, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan Rp. 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah) setiap bulannya, yang dibagikan setiap 3 bulan sekali atau setiap Triwulan.

 

Di Desa Sumberreja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Sendiri, BLT-DD disalurkan setiap Triwulan (TW), kepada 56 KPM, namun hal itu dilakukan hanya didalam laporan pertanggungjawaban atau LPJ Desa Sumberreja.

Baca Juga  Adanya Dugaan Pencurian Kabel Optik Bawah Tanah di Kediri, LSM Ratu Ingatkan Warga dan APH

 

Faktanya, Salah satu sumber media Reportika.id menuturkan sejak tahun 2021 dirinya mendapatkan BLT dari Desa Sumberreja, namun sejak tahun tersebut dirinya hanya menerima 3 kali dalam satu tahun.

 

“Setahu saya dan seingat saya sih memang cuma 2 kali saya terima BLT-DD tahun 2025,” ungkap warga kepada Reportika yang minta namanya di rahasiakan.

 

“Pernah saya juga tanya ke staf Desa, karena teman saya di Desa lain terima empat kali setahun, tapi katanya emang 3 kali,” Jelasnya.

 

Saat di konfirmasi via WhatsApp, Wawan selaku Bendahara Desa Sumberreja belum memberikan jawaban, begitupun dengan Penjabat Kepala Desa Sumberreja Radim.

 

Diketahui di Desa Sumberreja sendiri anggaran BLT DD tahun 2025 senilai Rp. 50.400.000 (Lima puluh juta empat ratus ribu rupiah), setelah mengalami pengurangan KPM.

Baca Juga  Sengketa Lahan 19 Hektare di Karawang, Ahli Waris Minta Pemerintah Turun Tangan

 

Hilangnya satu kali penyaluran BLT DD di Desa Sumberreja berpotensi menimbulkan kecurigaan jika anggaran tersebut diduga jadi bancakan oleh oknum-oknum perangkat Desa.

 

Hal itu sangat jelas dari penuturan beberapa warga yang menceritakan langsung kepada Reportika. Jika dari anggaran yang seharusnya disalurkan ke KPM jumlahnya ratusan juta rupiah.

 

Data yang diperoleh media Reportika, pada tahun 2022, Desa Sumberreja menyalurkan BLT-DD kepada 166 KPM dengan rincian, jika dikalikan Rp. 900.000 (Sembilan ratus ribu rupiah) Per KPM selama tiga bulan maka uang yang disalurkan berjumlah 149.400.000 (Seratus empat puluh sembilan juta empat ratus ribu rupiah), dalam satu tahun jika jumlah KPM di Desa Sumberreja 166, maka jumlahnya mencapai Rp. 597.600.000 (Lima ratus sembilan puluh tujuh juta enam ratus ribu rupiah).

Baca Juga  Ketua KMMB Cabang DKI Jakarta Desak Kejagung RI Periksa Keterkaitan MSP, Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak Rp76 Milyar dengan Bupati Melawi

 

 

Pertanyaannya, kemana uang BLT DD yang jumlahnya ratusan juta tersebut??? Entahlah, yang jelas dugaan Korupsi Anggaran BLT-DD Desa Sumberreja sangat jelas, dan masyarakat penerima BLT di Desa Sumberreja dibohongi selama bertahun-tahun oleh oknum-oknum yang rakus dan tidak bertanggungjawab.

Reportika sendiri, akan menyerahkan Berkas dugaan korupsi BLT-DD di Desa Sumberreja yang telah diperoleh kepada Kejagung atau KPK agar permasalahan dugaan korupsi tersebut dapat segera di tindaklanjuti.

 

De

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah