Reportika.id || Jakarta Pusat – Keberadaan pagar yang menutup akses warga di Jalan Taman Laguna, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menuai sorotan tajam dari warga sekitar.
Pagar tersebut disebut menutup akses menuju lahan milik Iman Safei. Warga menduga pemasangan pagar diduga dilakukan oleh pihak yang disebut berinisial DNN.
Persoalan menjadi perhatian karena akses tersebut selama ini digunakan masyarakat, termasuk warga yang hendak menuju mushola di sekitar lokasi tersebut.
“Ini jangan dianggap persoalan sepele. Kalau memang jalan itu selama ini digunakan warga, jangan sampai kepentingan masyarakat justru dikorbankan karena adanya pemasangan pagar,” tegas seorang warga.

Warga lainnya meminta persoalan tersebut segera diperjelas oleh pihak-pihak terkait.
“Kalau memang ada hak atas tanah, silakan diselesaikan sesuai aturan. Tapi akses masyarakat juga harus diperhatikan. Jangan sampai warga yang akhirnya dirugikan dan kesulitan menuju tempat ibadah,” ujarnya.
Menurut warga, persoalan ini seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut.
Pemerintah setempat maupun instansi terkait dinilai perlu turun tangan untuk memastikan status, batas dan fungsi akses jalan tersebut.
“Yang kami minta sederhana, jangan saling mengklaim. Datang, cek di lapangan, lihat status jalannya, kemudian beri penjelasan kepada warga. Jangan sampai masalah kecil berubah menjadi konflik besar,” kata warga lainnya.
Warga berharap penyelesaian dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kepentingan masyarakat, tanpa mengabaikan hak masyarakat secara luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari pihak DNN terkait dugaan keterlibatannya dalam pemasangan pagar tersebut. Sedangkan pihak Iman Safei selaku pemilik lahan yang disebut warga juga belum memberikan keterangan.
Warga pun mendesak adanya kejelasan agar akses menuju musala tidak terus terganggu dan persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Red




