Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Empat bakal calon Kepala Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, resmi ditetapkan dan mengikuti pengundian nomor urut dalam rangkaian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Baru, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut sekaligus deklarasi damai tersebut digelar di Aula Balai Desa Karang Baru. Keempat calon sepakat menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Berdasarkan hasil pengundian, Komarudin Ambarawa memperoleh nomor urut 1, Alpian nomor urut 2, H. Gandi nomor urut 3, dan Ferly Salim mendapatkan nomor urut 4.
Dalam deklarasi tersebut, keempat calon juga menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk melaksanakan kontestasi secara damai dan menghormati proses demokrasi di tingkat desa.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam Cikarang Utara, Penjabat Kepala Desa Karang Baru, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta panitia pemilihan kepala desa.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Karang Baru,
H. Agus Nurhermawan, mengatakan penetapan calon dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan tahapan pendaftaran, verifikasi, dan validasi seluruh dokumen persyaratan bakal calon.
“Setelah dilakukan verifikasi dan validasi persyaratan, para bakal calon kemudian ditetapkan sebagai calon kepala desa. Selanjutnya kami melaksanakan deklarasi damai dan pengundian nomor urut,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, nomor urut yang telah ditetapkan selanjutnya akan disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari tahapan Pilkades.
Agus mengimbau masyarakat Karang Baru menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026.
“Masyarakat kami harapkan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani serta pilihannya masing-masing,” katanya.
Panitia juga optimistis tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkades Karang Baru tahun ini cukup tinggi. Terlebih, lokasi TPS disiapkan hampir di setiap RT untuk memudahkan warga menyalurkan hak pilihnya.
“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Mudah-mudahan partisipasi tahun ini lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Target kami sekitar 85 persen kehadiran masyarakat,” pungkasnya.
Sul




