Reportika.id || Jakarta – Menyambut HUT ke-25 tahun, Partai Demokrat menggelar bakti sosial dengan menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim piatu dan penyandang disabilitas. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pembina Jaringan Konstituen, Pengabdian Masyarakat, dan Bakti Sosial (BPPM) tersebut berlangsung di Aula Rusun PIK 2 Tower A2, Yayasan Insan Mulia Inklusi, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026).
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim piatu dan penyandang disabilitas merupakan bagian dari nilai kemanusiaan sekaligus semangat pengabdian yang terus dijaga Partai Demokrat.
Suasana hangat langsung menyelimuti ruangan sejak acara dimulai. Senyum dan tawa anak-anak yatim piatu serta penyandang disabilitas menjadi warna tersendiri sepanjang kegiatan. Sejumlah anak penyandang disabilitas pun menunjukkan bakat terbaik mereka, menghadirkan penampilan yang mengundang haru sekaligus kekaguman para tamu undangan.
Mulai lantunan indah ayat suci Al-Qur’an dari Arbinurohman, juara MTQ tingkat provinsi, membuka rangkaian penampilan dengan penuh kekhusyukan. Suasana kemudian berganti lebih semarak saat Ernes membawakan lagu “Selalu Ada di Nadi”, disusul Dinda yang menyanyikan “Mimpi yang Sempurna” dengan penuh penghayatan dan suara merdu. Tak kalah memikat, Wafik tampil percaya diri membacakan puisi berjudul “Doa Orang Hebat”, yang mengundang tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. AHY tampak menikmati setiap penampilan yang disuguhkan. Ia beberapa kali memberikan apresiasi kepada para penampil yang telah menunjukkan keberanian dan kemampuan terbaik mereka.
Kehangatan acara semakin terasa ketika AHY mengajak anak-anak mengikuti kuis interaktif. Berbagai pertanyaan yang ia lontarkan disambut antusias. Tangan-tangan kecil terangkat tinggi, saling berlomba menjawab dengan penuh semangat, sementara gelak tawa dan sorak sorai memenuhi ruangan, menciptakan suasana akrab yang membuat seluruh peserta larut dalam kegembiraan.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah yang dikenal sebagai Hari Anak Yatim Piatu. Dalam kegiatan tersebut, Partai Demokrat menyalurkan 200 paket sembako, santunan kepada 200 anak yatim piatu dan anak yatim penyandang disabilitas, 200 bingkisan tas sekolah, serta 300 nasi boks. Bantuan tersebut diberikan kepada penerima manfaat dari Yayasan Insan Mulia Inklusi dan Yayasan Ass’adah Jakarta Utara.
“Demokrat ingin terus hadir. Kami ingin terus peduli, ingin terus berbagi dengan saudara-saudara kita, keluarga yang kurang mampu, dan juga anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita semuanya,” ujar AHY.
Menurut AHY, perhatian kepada anak yatim piatu dan penyandang disabilitas, khususnya yang berasal dari keluarga prasejahtera, perlu terus diperkuat karena mereka masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun pendidikan.
“Ini juga masih dalam semangat Demokrat tahun ini memperingati 25 tahun berdirinya, 25 tahun pengabdian Demokrat untuk negeri. Dan dengan iktikad atau niat yang baik, kami ingin memastikan bahwa bentuk terbaik pengabdian untuk negeri itu di antaranya adalah dengan berbagi seperti ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPPM Partai Demokrat, Dina Lorenza Audria, mengatakan melalui kegiatan ini, Partai Demokrat ingin terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, mempererat tali persaudaraan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
“Partai Demokrat akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya memperjuangkan aspirasi rakyat, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan harapan kepada mereka yang membutuhkan. Kepedulian adalah bagian dari pengabdian kami kepada bangsa,” jelas Dina.
AHY menegaskan bahwa pengabdian Partai Demokrat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial, tetapi juga dengan mengawal kebijakan publik agar berpihak kepada rakyat. Menurutnya, perjuangan tersebut dilakukan baik di pemerintahan, parlemen, maupun melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Karena itu, AHY menegaskan Partai Demokrat saat ini belum memprioritaskan agenda politik elektoral menuju Pemilu 2029. Fokus Demokrat, tegas AHY, adalah membantu masyarakat dan mengawal pemerintahan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat, mulai dari ekonomi, daya beli, lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga sektor-sektor lainnya.
“Kami ingin memastikan pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto bisa terus menghadirkan kemajuan yang baik. Untuk urusan politik, saya rasa masih panjang waktunya. Kami ingin serius mengawal segala kebijakan dan program untuk menuntaskan permasalahan rakyat,” tutup AHY.
Agusnadi




