Minggu, September 27, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Usai Pilkades, Alpian Gelar Syukuran dan Buka Jalan Rekonsiliasi Warga Karang Baru Kembali Bersatu

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Riuh pesta demokrasi Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mulai berganti dengan suasana kebersamaan. Sepekan setelah pemungutan suara Pilkades, Muhamad Alpian, S.H., kepala desa terpilih, menggelar syukuran sekaligus open house bersama masyarakat, Minggu (27/09/2026).

 

Kegiatan berlangsung di Posko Pemenangan Alpian dan diikuti tim pemenangan, Barisan Bang Alpian, para koordinator dusun dan RT, serta warga dari berbagai wilayah di Desa Karang Baru.

 

Acara diawali doa dan syukuran sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan agenda silaturahmi dan open house yang dibagi berdasarkan wilayah dusun.

 

Warga Dusun 1 dijadwalkan hadir pada pukul 10.00–12.00 WIB. Sementara masyarakat Dusun 2 dan Dusun 3 mengikuti sesi silaturahmi mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB.

 

Bagi Alpian, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan setelah memenangkan kontestasi Pilkades. Momentum itu sekaligus menjadi langkah awal untuk merajut kembali kebersamaan masyarakat setelah proses politik di tingkat desa selesai. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam Pilkades Karang Baru.

Baca Juga  Jelang Pilkades Karang Baru, Isu KTP Baru Disorot: KTP Tak Otomatis Beri Hak Pilih

 

“Alhamdulillah, seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara sudah kita lalui. Hari ini yang paling utama adalah bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Karang Baru,” ujar Alpian.

 

Menurut Alpian, perbedaan pilihan selama Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun setelah pemungutan suara berakhir, masyarakat memiliki kepentingan yang sama, yakni menjaga Karang Baru tetap kondusif dan membangun desa secara bersama-sama.

 

“Setelah proses pemilihan selesai, tidak ada lagi perbedaan antara pendukung satu dengan yang lainnya. Kita semua adalah warga Karang Baru. Mari kita kembali bersatu, menjaga silaturahmi dan bersama-sama membangun desa,” katanya.

 

Ia pun mengajak tokoh masyarakat, pemuda, ketua RT dan RW, serta seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi terkotak-kotak oleh pilihan politik saat Pilkades.

Baca Juga  Diduga Cekik Perempuan Warga Bangko, Tumenggung Suku Anak Dalam Dipolisikan

 

Menurutnya, pembangunan desa tidak dapat berjalan hanya mengandalkan pemerintahan desa. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Karang Baru ke depan.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, para ketua RT dan RW, serta seluruh elemen desa untuk bersama-sama membangun Karang Baru. Pemerintahan desa ke depan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” tutur Alpian.

 

Sementara agenda open house dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat kembali komunikasi antara kepala desa terpilih dengan masyarakat.

 

Alpian mengatakan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi warga setelah rangkaian Pilkades selesai.

 

“Open house ini bukan hanya tentang merayakan hasil Pilkades. Ini adalah kesempatan untuk bersilaturahmi, bertemu warga, mendengarkan aspirasi, dan membuka komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia berharap berakhirnya kontestasi Pilkades menjadi awal baru bagi masyarakat Karang Baru untuk membangun hubungan yang lebih solid.

Baca Juga  Gugatan Ijazah Gibran di MK, Yohanes Oci: Jangan Hidupkan Kembali Pemilu yang Sudah Selesai

 

“Harapan saya sederhana, semoga Karang Baru semakin kompak, masyarakatnya semakin sejahtera, dan kita bisa bersama-sama mewujudkan pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga,” pungkas Alpian.

Setelah Pilihan Politik, Kembali ke Kepentingan Desa.

 

Pilkades Karang Baru telah melewati tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Kini, perhatian masyarakat beralih pada bagaimana pemerintahan desa berjalan dan pembangunan dapat dilaksanakan.

 

Syukuran dan open house yang digelar Alpian menjadi momentum untuk membuka kembali ruang komunikasi dengan warga dari berbagai dusun.

 

Pesan yang disampaikan pun menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam Pilkades seharusnya tidak menjadi sekat dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga persatuan sekaligus memastikan pemerintahan desa dapat bekerja dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

 

Karang Baru memasuki babak baru. Kontestasi telah usai, sementara agenda membangun desa baru dimulai.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah