Jumat, September 25, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Klarifikasi Video Viral “Oknum Ormas yang Diduga Intimidasi Ketua RT” di Kalijaya Cikarang Barat

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi – Sebuah video yang beredar luas di grup WhatsApp, saat ini sudah meluas ke medsos dan memicu keresahan warga setelah memuat narasi dugaan intimidasi oleh seorang oknum ketua organisasi masyarakat (ormas) terhadap Ketua RT di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

 

Peristiwa yang disebut terjadi di Kampung Ketapang RT 03 RW 02 itu langsung mendapat klarifikasi dari SB, pria yang terekam dalam video tersebut. Ia membantah keras tudingan intimidasi yang diarahkan kepadanya.

Baca Juga  Lautan Biru Nomor 02 Penuhi Karang Baru, Alpian Gaungkan Perubahan dan Pelayanan Desa Berbasis Digital

 

Menurut SB, video tersebut sengaja disebarkan dengan narasi yang tidak sesuai fakta. Ia menegaskan, kedatangannya ke rumah Ketua RT bernama Maria semata-mata untuk menyampaikan aspirasi warga terkait tenaga kerja di dapur SPPG yang akan segera beroperasi di wilayah tersebut.

 

“Saya tidak membawa bendera organisasi atau lembaga hari itu, tapi saya sebagai warga yang membawa aspirasi warga lainnya,” ujar SB, Minggu (12/4/2026).

 

SB menjelaskan, saat itu dirinya membawa daftar nama warga usulan masyarakat setempat yang diharapkan bisa diprioritaskan untuk bekerja. Ia mempertanyakan transparansi data tenaga kerja yang akan direkrut, bukan melakukan intimidasi.

Baca Juga  Dikerjakan CV. Abizar Jaya Mulia, Proyek di SDN Sukagalih Dawuan Kaler Diduga Melenceng dari Spesifikasi

 

Ia juga menilai terjadi perdebatan dalam pertemuan tersebut, namun bukan berasal dari dirinya. SB justru menuding sikap Ketua RT yang dinilai emosional saat menerima aspirasi warga.

 

“Yang arogan itu Ketua RT, sampai gebrak meja saat menerima aspirasi dari masyarakat,” katanya.

 

Lebih lanjut, SB menegaskan bahwa tujuannya hanya memperjuangkan warga sekitar agar mendapatkan kesempatan kerja, terutama bagi mereka yang masih menganggur.

 

“Saya cuma ingin warga sini banyak yang nganggur dan diajak kerja, bukan orang mana-mana. Prioritas warga sini dulu,” tegasnya.

Baca Juga  Jangan Tutup Mata! Gerbang Nusa Desak DPRD Bongkar Transparansi Kontrak TPST Bantargebang

 

SB berharap, polemik ini tidak disalahartikan dan Ketua RT dapat lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat tanpa menggiring opini yang dinilai merugikan dirinya.

 

“Harusnya ini usulan warga diterima dulu, bukan menggiring opini di luar konteks yang sebenarnya,” tutupnya.

 

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Ketua RT terkait video yang beredar tersebut.

 

Red/Rizki

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah