Repotika.id || Kota Bekasi – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat organisasi dalam menghadapi agenda politik 2029. Salah satu fokus utama yang akan dilakukan adalah penataan kembali struktur kepengurusan partai di berbagai tingkatan.
Sekretaris DPC PKB Kota Bekasi periode 2026–2031, Beny Surya, menyampaikan bahwa evaluasi terhadap kepengurusan ranting menjadi agenda prioritas. Pasalnya, terdapat puluhan kepengurusan yang masa legalitas organisasinya telah berakhir sehingga perlu dilakukan pembaruan.
Menurutnya, sebanyak 56 ranting akan masuk dalam proses restrukturisasi. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh perangkat organisasi tetap aktif, produktif, dan mampu menjalankan program partai secara maksimal di wilayah masing-masing.
“Kami sedang menyiapkan proses penataan ulang kepengurusan ranting yang masa SK-nya sudah selesai. Ini merupakan bagian dari penguatan organisasi untuk menghadapi tantangan politik ke depan,” kata Beny, Jumat (12/06/2026).
Tidak hanya melakukan pembenahan di tingkat ranting, PKB Kota Bekasi juga menargetkan pembentukan kepengurusan anak ranting hingga level RW. Program ini dirancang agar kehadiran partai semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menyerap berbagai aspirasi warga secara langsung.
Dengan terbentuknya anak ranting di setiap lingkungan, komunikasi antara kader dan masyarakat diharapkan menjadi lebih efektif. Selain itu, struktur partai akan memiliki jaringan yang lebih kuat hingga ke tingkat paling bawah.
Beny menilai keberadaan anak ranting memiliki fungsi penting sebagai ujung tombak organisasi dalam menjalankan program sosial, kemasyarakatan, maupun kegiatan politik yang menyentuh kebutuhan warga.
Di samping penguatan struktur, DPC PKB Kota Bekasi juga akan melakukan peninjauan terhadap sejumlah badan otonom partai yang selama beberapa waktu terakhir kurang aktif.
Organisasi-organisasi tersebut akan dibenahi agar kembali menjalankan perannya secara optimal.
Beberapa badan otonom yang masuk dalam agenda revitalisasi di antaranya Garda Bangsa dan Gema Saba. Kedua organisasi tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam proses kaderisasi serta pengembangan kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.
“Kami ingin seluruh elemen partai bergerak bersama. Karena itu, badan otonom yang belum aktif akan kami perkuat kembali agar mampu mendukung program organisasi dan pembinaan kader,” ujarnya.
Melalui serangkaian langkah tersebut, PKB Kota Bekasi berharap dapat membangun organisasi yang lebih kokoh, memiliki jaringan yang luas, serta mampu meningkatkan soliditas kader di seluruh wilayah. Konsolidasi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Pemilu 2029.
Sul




