Reportika.id || Kota Bekasi — Sebuah proyek pembangunan gorong-gorong di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, proyek dengan panjang sekitar 500 meter tersebut disebut-sebut menelan anggaran hingga Rp3 miliar lebih. Dan tampak seorang pria yang mengeluhkan kondisi gorong-gorong yang dinilai tidak berfungsi secara maksimal.
Warga lain menyampaikan menyampaikan bahwa sebelum proyek tersebut dikerjakan, kawasan tersebut tidak mengalami persoalan drainase yang berarti. Namun setelah pembangunan selesai, manfaatnya justru dipertanyakan.
“Anggarannya besar, tapi tidak terlihat dampaknya. Bahkan terkesan hanya dibangun tanpa fungsi yang jelas,” ujar salah satu warga setempat.
Informasi yang beredar juga menyebutkan total anggaran proyek tersebut mencapai sekitar Rp3,45 miliar, dan dikerjakan oleh CV. Ghafin Putra. Ironisnya, lokasi pembangunan berada tidak jauh dari kawasan perkantoran DPRD Kota Bekasi.
Kondisi tersebut memicu kritik dari masyarakat yang meminta adanya transparansi serta penjelasan dari pihak terkait mengenai perencanaan hingga pelaksanaan proyek tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait polemik proyek gorong-gorong tersebut. Warga berharap ada evaluasi menyeluruh agar penggunaan anggaran daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sul




