Kamis, Oktober 1, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Antrean Logistik Meningkat di Bakauheni, ASDP Pastikan Layanan Tetap Terkendali

spot_img

Reportika.id || Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni pada Selasa (31/3), yang didominasi kendaraan logistik seiring kembali normalnya aktivitas distribusi pasca puncak Angkutan Lebaran 2026.

 

Kondisi ini merupakan dampak berakhirnya kebijakan pembatasan kendaraan logistik sumbu tiga ke atas yang sebelumnya diberlakukan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB). Pembatasan tersebut berlaku di lintasan Bakauheni-Merak pada 23-29 Maret 2026 dan Ketapang-Gilimanuk pada 13-29 Maret 2026. Dibukanya kembali akses tersebut mendorong peningkatan arus kendaraan logistik menuju pelabuhan.

Baca Juga  Tak Berhenti di Penemuan Mobil, Polisi Terus Buru Pelaku Pencurian Honda Brio hingga DPO BH Ditangkap

 

Berdasarkan pemantauan di lapangan, antrean kendaraan sempat mencapai sekitar 5 kilometer. Meski terjadi kepadatan, kondisi ini masih dinilai dalam batas yang dapat dikendalikan melalui penguatan pola operasi dan koordinasi lintas instansi.

 

Merespons peningkatan tersebut, ASDP bersama regulator dan stakeholder melakukan sejumlah penyesuaian layanan, seperti percepatan bongkar muat, pengaturan kuota tiket, serta penerapan skema waktu tiket H-12 hingga H+48 guna meratakan distribusi kedatangan pengguna jasa.

 

Optimalisasi juga dilakukan melalui penerapan pola operasi Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) di empat dermaga, pengoperasian kapal berkapasitas besar, serta penambahan trip untuk meningkatkan kapasitas angkut.

Baca Juga  Dugaan Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Yohanes Oci Desak Kejagung Usut Aliran Dana dan Keterlibatan Pejabat

 

Di sisi darat, pengendalian arus kendaraan dilakukan melalui delaying system di sejumlah buffer zone, yakni KM20, KM49, dan KM87, guna menjaga ritme pergerakan menuju pelabuhan.

 

ASDP turut mengoptimalkan pelabuhan penunjang di Wika Beton dengan dukungan empat kapal aktif. Melalui berbagai langkah tersebut, antrean kendaraan secara bertahap dapat terurai dalam waktu sekitar lima jam.

 

GM ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan pihaknya terus memastikan penguatan layanan berjalan konsisten untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya logistik.

Baca Juga  Kabel Fiber Optik Semrawut Mulai Dipangkas, Pemkot Bekasi Targetkan Jalan Utama Tertata dalam 3 Tahun

 

“Secara umum kondisi operasional tetap terkendali dan terus dimonitor bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

 

( Agusnadi )

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah