Senin, Agustus 17, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Humas Polri Mantapkan Satgas Humas Demi Pemilu 2024 yang Aman

spot_img

Reportika || Jakarta – Sebagai persiapan menjelang Pemilu 2024, Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, memimpin apel gelar pasukan Satgas Humas Ops Mantap Brata 2023 yang bertujuan untuk mengamankan proses pemilihan. Apel ini menandai langkah awal dalam mempersiapkan tugas-tugas satgas ini.

Satgas Humas Ops Mantap Brata 2023 terdiri dari tiga subsatgas, yakni Subsatgas Peliputan, Subsatgas Publikasi, serta Subsatgas Pemantauan dan Viralisasi, dengan total 45 personel yang terlibat, seperti yang diungkapkan oleh Kadiv Humas pada Senin (16/10/23).

Baca Juga  Tersangka JH Kembali Ditahan, Keluarga Korban Ucapkan Terimakasih, dan Berharap Pihak yang Terlibat Diproses

Kadiv Humas juga menginformasikan bahwa tim ini akan beroperasi dalam Ops Nusantara Cooling System, dengan Satgas Humas membawahi Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia. Dalam Ops ini, 30 personel akan berperan aktif.

Dalam arahannya, Kadiv Humas menekankan pentingnya menampilkan performa terbaik dan memastikan bahwa semua peralatan siap digunakan dalam gelar pasukan Ops Mantap Brata 2023-2024 yang dijadwalkan pada Selasa (17/10/23) di Lapangan Silang Monas.

Kadiv Humas juga menyoroti pentingnya koordinasi yang intensif untuk memastikan pemantauan kebijakan dan aktivitas dari Satgas lain, sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran hoaks selama proses pemilu.

Baca Juga  Progres Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Desa Sindangsari Capai 67 Persen

Apel ini juga mencakup pengecekan kesiapan di Polda jajaran, yang juga telah melakukan apel kesiapan pada hari yang sama.

“Insha Allah, dengan kerja keras kita, kita bisa mencegah dan mengatasi hoaks demi mencapai pemilu yang aman dan damai,” ujar Kadiv Humas.

Seluruh inisiatif ini sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pemilu 2024. Polri akan bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen-elemen masyarakat lainnya, untuk mencegah konflik dan polarisasi yang dapat mengganggu proses demokrasi.

Baca Juga  Fakta Sidang PN Subang Terungkap: Pelapor Mengaku Rugi Nol Rupiah dan Tidak Diperas, Dakwaan Dinilai Bias

MA/Red

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah