Reportika.id || Kota Bekasi – Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) milik DKI Jakarta yang berlokasi di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali mengalami insiden longsor pada Rabu dini hari (31/12/2025).
Longsor diduga kuat terjadi akibat tumpukan sampah yang telah melampaui daya tampung. Salah satu gunungan sampah runtuh dan menimpa area antrean kendaraan pengangkut sampah yang tengah parkir di lokasi tersebut.
Akibat peristiwa itu, tiga unit truk sampah dilaporkan terperosok hingga tercebur ke sungai yang berada di sekitar kawasan TPST Bantar Gebang.
Seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, longsor terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 02.15 WIB.
Baca juga:
APBD Kabupaten Bekasi 2026 Capai Rp7,7 Triliun, Infrastruktur Tetap Prioritas
“Tiba-tiba gunungan sampah itu longsor pas hujan deras. Tiga truk yang sedang parkir langsung tertimpa dan jatuh ke sungai,” ujar warga.
Warga tersebut juga menyebutkan bahwa zona 4 yang menjadi lokasi longsor sebelumnya dikabarkan sudah tidak difungsikan, namun dalam beberapa pekan terakhir kembali dioperasikan.
“Setahu saya zona 4 itu sudah tidak dipakai, tapi beberapa minggu ini kembali aktif dan menampung sampah lagi,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pegawai TPST Bantar Gebang membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor gunungan sampah tersebut.
“Tidak ada korban jiwa. Para sopir truk berhasil menyelamatkan diri,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, proses evakuasi kendaraan yang tercebur ke sungai akan dilakukan secara bertahap. Hingga Rabu malam, petugas masih melakukan pengamanan di lokasi untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
“Evakuasi truk akan dilakukan malam ini dan dilanjutkan besok. Aktivitas pengangkutan sampah diperkirakan kembali normal setelah evakuasi selesai,” jelasnya.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan kelebihan kapasitas dan pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang, yang merupakan lokasi pembuangan utama sampah dari DKI Jakarta.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi kejadian serupa terulang di kemudian hari apabila tidak segera ditangani secara serius.
Sul




