Kamis, April 2, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Walikota Bandar Lampung Tangani Inflasi dengan Bagikan Paket Beras di 10 Kecamatan

spot_img

Reportika.co.id || Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung membagikan paket beras di 10 kecamatan, Senin, 19 Desember 2022. Bantuan beras itu diberikan kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

 

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengungkapkan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu memicu kenaikan harga bahan pokok. Pembagian beras itu merupakan program penanganan inflasi untuk membantu masyarakat.

 

Pembagian tersebut merupakan penyaluran tahap 1 di bulan ini. Kecamatan yang mendapat pembagian, yakni Telukbetung Timur, Telukbetung Barat, Telukbetung Selatan, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Langkapura, Kemiling, Rajabasa, Labuhanratu, dan Kedaton.

Baca Juga  Operasi Ketupat Berakhir, Polisi Tetap Jaga Arus Balik hingga Akhir Maret

 

“Besok kami akan lanjut membagikan beras lagi di 10 kecamatan yang belum,” ujarnya usai menyerahkan bantuan beras di Kecamatan Telukbetung Selatan.

 

Dalam penyaluran tersebut setiap keluarga mendapatkan 5 kilogram beras. Penerima bantuan didata langsung melalui kelurahan dan kecamatan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung, Kadek Sumarta menyampaikan total 68 ribu paket beras yang dibagikan. Pada tahap 2 ini, pihaknya menyalurkan 34 ribu paket kepada masyarakat sesuai data dari 126 kelurahan.

Baca Juga  Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Menguat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

 

“Pertama sudah kami salurkan pada Oktober kemarin dengan 34 ribu paket juga,” ujarnya.

 

Menurut dia, program itu menghabiskan anggaran senilai Rp3,7 miliar. Nominal itu berasal dari anggaran penanganan inflasi Rp2,8 miliar dan tambahan dari DID senilai Rp900 juta.

 

Kadek menambahkan pembagian bantuan dikhususkan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM terlebih masyarakat wilayah pesisir. Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan masyarakat yang belum menerima bantuan Pemerintah sebagai penerima.

Baca Juga  H+4 Arus Balik Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Tampak Ramai Lancar

 

Sangun

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah