Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Visi Tata Kelola Transportasi Kota Bekasi Ala Tri Adhianto di Kritik Pengamat Transportasi Jabodebek

spot_img

Reportika.co.id || Kota Bekasi – Adrianus Satrio Adi Nugroho, pengamat sekaligus pendiri Organisasi Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ) memuji visi tata kelola transportasi kota ala Tri Adhianto, calon walikota Bekasi 2024-2029.

 

“Membuat sebuah transportasi yang aksesibilitas, nyaman, aman dan terjangkau di kota metropolitan memang harus memiliki visi yang bagus. Tidak hanya bagus, tapi harus rasional, karena selain menyangkut habit di tengah masyarakat banyak, ada faktor infrastruktur yang menjadi point penting, dan saya melihat itu ada di program Tri Adhianto,” terangnya.

Baca Juga  Terjatuh ke Kali Bekasi Saat Beraktivitas, Pria 25 Tahun Dilaporkan Belum Ditemukan

 

Menurutnya, visi Tri Adhianto sangat rasional untuk diimplementasikan dan dikonektivitas antara transportasi Kota Bekasi – Jakarta, terlebih menurut Adrianus yang kebetulan juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) DTKJ masa bakti 2023-2026 ini, karakteristik Kota Bekasi yang merupakan kota metropolitan tidak berbeda jauh dengan transportasi di Jakarta.

 

“Karakteristik Kota Bekasi itu tidak jauh berbeda dengan Jakarta, jadi program konektivitas transportasi hulu-hilir sangat rasional dilakukan dan diimplementasikan, dan memberikan solusi atas dampak dari transformasi ini,” tambahnya.

 

Tri Adhianto, ketika menjabat Plt. Walikota Bekasi telah menginplementasikan 1 dari rencana 5 koridor bus transpatriot. Di mana dalam visi-misi dalam kontestasi Pilkada 2024-2029 kali ini, Mas Tri sapaan akrabnya akan melanjutkan pembangunan koridor bus transpatriot, termasuk merangkul para angkot yang akan dijadikan sebagai vider transpatriot dan biskita.

Baca Juga  Antrian Panjang Pengambilan MBG di SD Aren Jaya 18, Orang Tua Keluhkan Keterlambatan dan Kualitas Menu

 

“Bis Kita ini merupakan bagaian upaya kita menghadirkan transportasi modern, yang mudah, murah, nyaman, aman, terjangkau dan aksesbilitas di tengah Kota Bekasi, kami telah merancang program untuk melanjutkan ini, merangkul semua stakeholder transportasi, termasuk supor angkot yang terdampak akan kami jadikan vider penopang, baik untuk Bis Kita maupun MRT dan LRT,” terang Tri Adhianto.

 

Sebelumnya ramai supir angkot di Kota Bekasi protes terhadap hadirnya layanan Bis Kita di koridor 1 Vida-Sumarecon secara gratis.

Baca Juga  Si Jago Merah Hampir Menghanguskan KMP Amarisa di Perairan Selat Sunda

 

Mereka menuntut keadilan atas subsidi dalam layanan angkutan umum sehubungan dengan pengoperasian Bis Kita yang masih memberikan layanan gratis kepada penumpang sejak Maret lalu.

 

Kondisi itu membuat penumpang lebih memilih Bis Kita ketimbang angkot sehingga sangat berdampak pada penghasilan sopir angkot

 

Sule

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah