Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Tambah Modal Lagi di APBD 2023, Untungnya Kapan PDAM Tirta Patriot??

spot_img

Reportika.co.id || Kota Bekasi – Perumda Tirta Patriot mendapat kucuran modal lagi dari uang rakyat Kota Bekasi sebesar Rp 4, 5 miliar. ini sangat ironis mengingat kinerja Direktur Utama perusahaan (Badan Usaha Milik Daerah) BUMD milik Kota Bekasi tidak bisa diandalkan untuk memajukan Perumda Tirta Patriot. Bahkan jika mengambil istilah orang Bekasi bilang terkesan kolokan (manja).

 

Hal tersebut dibenarkan oleh Anggota Fraksi Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi H.Sholihin. menurut dia, penolakan atas diberikannya penyertaan modal di APBD 2023 ditunjukan dengan aksi walk out pada paripurna Senin (22/8/2022) lalu.

Baca Juga  Banjir Rendam Gang Mawar Margahayu, Walikota Bekasi Tinjau Langsung ke Lokasi

 

Menurut Solihin, dengan cara WO itu dirinya meminta perhatian seluruh anggota DPRD Kota Bekasi, bahwa ada persolan yang butuh perhatian secara serius soal Perumda Tirta Patriot

 

“WO adalah hak setiap anggota dewan. Saya lakukan itu karena ada beberapa persolan yang harus jadi perhatian semua dewan,” ungkap Gus Shol yang juga Ketua DPC PPP Kota Bekasi saat menjadi narasumber di acara Diskusi IWO Kota Bekasi pada Sabtu (27/8/2022).

 

Baca Juga  Apel Pagi Gabungan Kecamatan Bantar Gebang Dirangkai Pemberian Cenderamata untuk Anggota Satlinmas Purna Tugas

“Buruknya kinerja Perumda Tirta Patriot. Selama ini, perusahaan air minum milik Pemkot Bekasi ini dinilai berkinerja buruk, baik dari pelayanan seiring banyak keluhan warga, serta tidak menghasilkan pendapatan asli daerah yang signifikan,”ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi.

 

Ada potensi korupsi atau kerugian negara yang terjadi di Perumda Tirta Patriot dengan total kerugian negara pada tahun 2018 sebesar Rp2.345.965.512 dan tahun 2020 sebesar Rp. 2.538.609.441.

 

Baca Juga  Warga RT 08/RW 11 Jakasampurna Keluhkan Minimnya Bantuan dan Lambannya Respons RW Saat Banjir

Seperti diketahui, Gus Shol melakukan aksi walk out dalam sidang paripurna DPRD Kota Bekasi pada Senin (22/8) setelah mengungkapkan tiga masalah yang harus jadi perhatian seluruh anggota dewan. Pertama, terkait penyertaan modal Tirta Patriot, kedua peningkatan PAD dan hibah pesantren.

 

Sule

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah