Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Pemkot Bekasi Harus Tegas Permasalahan Revitalisasi Pasar Kranji Baru

spot_img

Reportika.co.id || Kota Bekasi – Puluhan Massa Aliansi Mahasiswa BEM STIE Mulia Pratama dan Pedagang Pasar Kranji Baru mendatangi Gedung Pemerintahan Kota Bekasi (Pemkot) Jl. Ahmad Yani, Marga Jaya, Kec Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (08/07/2024)

 

Massa aksi menuntut segera menyelesaikan pembangunan pasar kranji baru yang sudah 5 tahun belum juga selesai.

 

Dari tahun 2019, pembangunan pasar kranji baru sudah mangkrak dan hingga tahun 2024 pembangunan pasar kranji baru belum juga dibangun.

Baca Juga  Menuju Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Mantapkan Venue dan Persiapan Atlet

 

PT ABB (Annisa Bintang Blitar) pihak pembangunan Pasar Kranji Baru yang dipercayai oleh Pemkot Bekasi telah mengelabui para pedagang dan Pemkot Bekasi membiarkan hal itu terjadi.

 

Ariesta selaku ketua BEM STIE Mulia Pratama, demo yang dilakukan pedagang dan mahasiswa ini sudah lebih dari lima kali namun sikap tegas dari Pemkot Bekasi belum juga ada, padahal hal tersebut sudah menyimpang dari kesepakatan dan kerjasama.

 

“Kami meminta Pemkot Bekasi untuk segera putuskan perjanjian Kerjasama dengan PT ABB (Annisa Bintang Blitar)dan segera melakukan Tender ulang secara terbuka,” ucapnya ketua BEM.

Baca Juga  Antrian Panjang Pengambilan MBG di SD Aren Jaya 18, Orang Tua Keluhkan Keterlambatan dan Kualitas Menu

 

Pedagang Pasar Kranji Baru yang jumlahnya 1800,sudah memberikan kewajibannya kepada PT ABB senilai 23 Miliar, tapi dengan nyatanya belum ada pembangunan. hanya terlihat empat beton yang ditutupi oleh asbes.

 

“Mangkraknya pembangunan Pasar Kranji Baru adanya indikasi korupsi revitalisasi pasar kranji yang tidak sesuai dengan perjanjian kerjasama yang sudah disepakati selama jangka waktu 24 bulan atau 2 tahun,” ucapnya.

 

“Yang kami inginkan siapapun yang melakukan revitalisasi Pasar Kranji Baru agar segera dibangun dan ini harus SELESAI,” tutupnya

Baca Juga  Warga RT 08/RW 11 Jakasampurna Keluhkan Minimnya Bantuan dan Lambannya Respons RW Saat Banjir

 

Sule

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah