Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Pajak Tetap Dipungut, Jalan Rusak Dibiarkan: Warga Villa Mutiara Terpaksa Tambal Jalan Sendiri

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Kondisi jalan rusak parah di kawasan Villa Mutiara, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, kembali memantik kekecewaan warga. Jalan berlubang yang sudah lama dikeluhkan tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah, meski telah berulang kali menyebabkan pengendara terjatuh dan nyaris menelan korban jiwa.

Akibat lambannya penanganan, warga akhirnya terpaksa turun tangan sendiri. Sejak Minggu pagi (01/02/2026),

 

 

Puluhan warga bergotong royong menambal lubang-lubang jalan dengan material seadanya. Mereka patungan atau urunan demi membuat jalan sedikit lebih layak dilalui dan mengurangi risiko kecelakaan. Menurut keterangan warga, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi cukup lama.

Baca Juga  Banyak Lubang di Jalur Pantura Karawang, Pengendara Dihimbau Hati-hati

 

Setiap musim hujan, lubang semakin melebar dan tergenang air, membuat pengendara roda dua maupun roda empat sulit melihat kedalaman jalan.Beberapa warga mengaku telah menyaksikan langsung pengendara terjatuh akibat terperosok lubang.

 

“Sudah sering makan korban. Kalau hujan lubangnya ketutup air, kelihatan rata padahal dalam. Banyak motor jatuh,” ujar salah satu warga setempat.

 

Ironisnya, di tengah kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, kewajiban pembayaran pajak tetap berjalan tanpa kompromi. Hal ini menambah rasa kecewa warga terhadap pemerintah yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat.

Baca Juga  Jalan Rusak di Cikarang Utara Kembali Makan Korban, Ibu Pengendara Motor Terjatuh di Jalur Rawan Laka

 

“Pajak jalan terus, tapi jalan rusak dibiarkan. Masa harus nunggu ada korban jiwa dulu baru diperbaiki?” keluh warga lainnya dengan nada kesal.

 

Aksi gotong royong ini sekaligus menjadi bentuk protes diam warga terhadap pemerintah daerah. Mereka berharap ada perhatian serius dan tindakan nyata, bukan sekadar janji atau wacana.

 

Warga menilai keselamatan pengguna jalan seharusnya menjadi prioritas utama, bukan menunggu viral atau jatuhnya korban nyawa.

“Kalau warga sudah gotong royong pakai uang sendiri, pemerintah masih mau gotong wacana?” ujar seorang warga dengan nada sindiran.

Baca Juga  Nama KMMB-SU Dicatut dalam Aksi Unjuk Rasa, Ketua KMMB-SU : Ini Pelecehan !!!.

 

Warga Villa Mutiara berharap pemerintah desa hingga instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mereka menegaskan, tambalan swadaya ini hanyalah solusi sementara, sementara tanggung jawab perbaikan infrastruktur tetap berada di tangan pemerintah.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah