Reportika.id || Kota Bekasi – Kota Bekasi resmi memasuki fase krusial menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Kick off hitung mundur ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu ditandai dengan kegiatan resmi yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu pagi (01/02/2026).
Agenda tersebut dibuka langsung oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, M Budiana, sebagai simbol kesiapan daerah tuan rumah dalam menyambut Porprov yang akan digelar pada November mendatang.
Budiana menyampaikan bahwa Porprov XV dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026, dengan tiga daerah ditunjuk sebagai tuan rumah bersama, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Ia mengapresiasi langkah Kota Bekasi yang dinilai progresif dalam mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur olahraga hingga dukungan non-teknis untuk kelancaran penyelenggaraan.
Menurut Budiana, Porprov bukan hanya sekadar ajang adu prestasi antar daerah, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menjaring dan memetakan potensi atlet Jawa Barat sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.
“Waktu yang tersisa sekitar 279 hari sangat krusial. Bukan hanya bagi tuan rumah untuk menyiapkan venue, tetapi juga bagi kabupaten/kota lain agar bisa mematangkan kesiapan atletnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Bekasi dalam menyukseskan Porprov XV 2026. Ia menyebutkan bahwa Bekasi siap menjadi tuan rumah yang ramah bagi ribuan atlet, ofisial, dan tamu dari seluruh Jawa Barat.
Pemkot Bekasi, lanjut Tri, telah menyiapkan berbagai layanan pendukung, mulai dari akomodasi perhotelan, fasilitas kesehatan, hingga pelibatan UMKM lokal agar dampak ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dari sisi sarana olahraga, sejumlah venue tengah dalam tahap penyelesaian.Beberapa di antaranya adalah arena bulu tangkis dan sepatu roda, serta pembangunan fasilitas futsal dan basket. Bahkan, sebuah gedung olahraga enam lantai ditargetkan rampung pada tahun ini untuk menunjang berbagai aktivitas cabang olahraga.
“Sebagian cabang olahraga sudah memiliki venue yang siap digunakan. Kami juga terus mengoptimalkan fasilitas yang ada,” kata Tri, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Bekasi.
Menariknya, Pemkot Bekasi juga berencana memanfaatkan pusat perbelanjaan sebagai lokasi pendukung kegiatan olahraga. Langkah ini dinilai sebagai solusi kreatif di tengah keterbatasan lahan, sekaligus upaya memperkuat citra Bekasi sebagai kota olahraga yang inklusif.
Tri menekankan bahwa Porprov XV 2026 memiliki makna strategis sebagai tahapan awal menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Oleh karena itu, ia berharap seluruh daerah dapat mengirimkan atlet terbaiknya, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Di sisi lain, Jawa Barat kembali menargetkan prestasi puncak dalam Porprov XV.
Setelah mencatatkan tiga kali juara umum berturut-turut, ambisi mempertahankan dominasi kembali digaungkan, meski diakui persaingan akan semakin ketat.
Porprov XV 2026 diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level nasional hingga internasional, sekaligus mengharumkan nama Jawa Barat di masa depan.
Sul




