Reportika.id || Bekasi Kota -Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi longsor di TPST Bantargebang Zona IV, Kota Bekasi, pada Minggu (08/03/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Menteri LH menyampaikan bahwa tim gabungan telah mendirikan posko untuk memaksimalkan proses pencarian korban yang diduga tertimbun longsoran gunungan sampah.
Hingga saat ini, sebanyak empat korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Meski begitu, proses pencarian masih terus dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum ditemukan.
“Korban yang berhasil dievakuasi sampai hari ini ada empat orang. Namun pencarian masih terus dilakukan karena ada indikasi beberapa truk masih tertimbun dan belum ditemukan,” ujar Hanif kepada awak media.
Untuk mempercepat proses pencarian, tim gabungan mengerahkan belasan alat berat guna mengurai tumpukan sampah yang longsor. Operasi pencarian akan terus berlangsung sampai seluruh korban yang kemungkinan tertimbun dapat ditemukan.
“Yang jelas kami sepakat pencarian tidak boleh berhenti. Upaya ini akan terus dilakukan sampai semua bisa dipastikan sesuai data dan penelusuran yang ada,” tambahnya.
Hanif juga menjelaskan kronologi sementara kejadian. Menurutnya, hujan di kawasan tersebut sempat berhenti sekitar pukul 12.00 WIB, sementara longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Pada rentang waktu tersebut, aktivitas di area TPST masih berlangsung sehingga kemungkinan masih ada korban yang belum terdata.
“Hal ini yang sedang kami telusuri lebih lanjut. Besok Kapolda akan melakukan pendataan untuk memastikan apakah masih ada kemungkinan korban lain yang belum ditemukan hari ini,” jelasnya.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari Basarnas, Polri, dan TNI yang akan bekerja secara maksimal selama 24 jam dengan koordinasi intensif di lapangan.
Sul




