Jumat, Februari 27, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Komisi IX DPR Dorong Program Makan Bergizi Gratis Jadi Budaya Hidup Sehat Sejak Dini

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Perum Telaga Harapan, Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menghadirkan anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, bersama masyarakat setempat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Obon menegaskan komitmen Komisi IX DPR RI untuk terus mendorong kebijakan serta alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan Program MBG, terutama bagi wilayah yang masih rentan terhadap persoalan gizi.

 

Ia menyebut, dukungan anggaran dan kebijakan menjadi faktor penting agar program ini bisa menjangkau masyarakat secara merata, termasuk daerah yang selama ini masih menghadapi masalah stunting dan malnutrisi.

Baca Juga  DPD APPI Subang Soroti Intimidasi Terhadap Wartawan di Desa Balimbing

 

“Komisi IX DPR RI terus mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat agar program ini dapat menjangkau lebih luas, khususnya wilayah yang masih rentan terhadap permasalahan gizi,” ujarnya.

 

Selain itu, Obon menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program, termasuk kerja sama dengan kementerian pendidikan dan dinas sosial. Menurutnya, kelompok sasaran seperti anak sekolah, balita, serta ibu hamil harus menjadi prioritas utama.

 

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Karena itu, Program MBG dinilai sebagai langkah konkret untuk mencegah dan menekan angka kekurangan gizi.

Baca Juga  PN Pati: Independensi dan Integritas di Sidang Tokoh AMPB

 

Lebih jauh, Obon menilai makan bergizi bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga bagian dari pembentukan budaya hidup sehat sejak dini.

 

“Melalui program ini, kita ingin membangun kebiasaan dan pola pikir anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” katanya.

 

Menurutnya, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Kekurangan gizi, terutama stunting, dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, hingga kemampuan belajar anak.

Baca Juga  Mantai Kerbau Basamo Datuk Ba Empek Menti Nan Batigo, Bupati M. Syukur Jaga Tradisi Leluhur Pangkalan Jambu

 

Menutup kegiatan, Obon mengajak masyarakat untuk menjadikan Program MBG sebagai momentum bersama dalam membangun generasi yang lebih sehat dan kuat.

 

Ia berharap setiap piring makanan bergizi yang diterima anak-anak hari ini dapat menjadi investasi besar bagi masa depan bangsa.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah