Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Kisruh Sampah Babelan, Warga Hadang DPRD: Izin Dipertanyakan, Lingkungan Terancam

spot_img

Reportika.id || Bekasi — Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi ke lokasi pengolahan sampah di Perumahan TKI/VGH, Desa Kebalen, Kecamatan Babelan, Senin (19/01/2026), berubah ricuh. Inspeksi yang semula bertujuan meninjau aktivitas pengelolaan sampah justru diwarnai adu mulut antara warga dan pihak pengelola.

 

Ketegangan pecah ketika warga meluapkan kekesalan atas aktivitas pengolahan sampah yang dinilai meresahkan serta mengancam kenyamanan lingkungan permukiman. Suasana di lokasi sempat tidak terkendali saat warga mempertanyakan legalitas dan dampak kegiatan tersebut.

Baca Juga  Musim Hujan Selalu Banjir, Warga Sentul Cikampek Selatan Butuh Solusi Kongkrit

 

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saiful Islam, turun langsung ke lokasi. Namun dialog yang diharapkan berjalan kondusif justru memanas akibat adu argumen antara warga dengan pihak yang mengatasnamakan pengelola sampah.

 

Kericuhan juga menyeret seorang konten kreator media sosial yang berada di lokasi. Ia sempat menjadi sasaran kemarahan warga karena diduga membuat konten yang memicu keresahan terkait aktivitas pengolahan sampah tersebut.

 

Menanggapi situasi itu, Saiful Islam menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini secara menyeluruh.

Baca Juga  BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Bencana, Bukan Pemicu Cuaca Tidak Stabil

 

“Kita akan proses dan memanggil semua pihak yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Kalau ada yang harus diperbaiki, kita perbaiki bersama,” ujar Saiful.

 

Ia mengungkapkan, hingga kini perizinan pengolahan sampah tersebut masih dalam tahap proses. Menurutnya, ada sejumlah instansi teknis yang terlibat dalam penerbitan izin.

 

“Secara teknis ada tiga dinas yang terkait, mulai dari dokumen AMDAL, UKL-UPL, hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Mereka yang memahami aspek teknisnya,” jelasnya.

Baca Juga  Peta Wilayah Desa Batujaya: Warisan Data Geospasial KKN UNSIKA 2026 untuk Tata Kelola Desa Batujaya

 

Saiful juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi persoalan ini, karena menyangkut mata pencaharian masyarakat.

 

“Ini menyangkut urusan perut orang banyak. Kita tidak bisa gegabah. Tapi yang terpenting, semua harus sesuai hukum dan aturan, serta menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.

 

Saat kericuhan terjadi, aparat penegak hukum sempat terlihat kewalahan mengendalikan situasi. Namun keadaan berhasil diredam setelah personel Polsek Babelan Polres Metro Bekasi bersama Danramil 04 Babelan tiba di lokasi. Situasi pun kembali aman dan kondusif.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah