Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Kembali Terjadi Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan di Subang, Penghianatan Kebebasan Pers

spot_img

Reportika.co.id || Subang, Jabar – Dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa Hadi, wartawan media Hadejabar, yang mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah saat hendak melakukan peliputan kandang ayam di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu (9/4/2025).

 

 

Peristiwa tragis ini terjadi saat Hadi tengah menuju lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan dari salah satu kandang ayam di wilayah tersebut.

 

 

Dalam sebuah video, salah satu rekan Hadi menjelaskan bahwa saat itu sedang dalam perjalanan menuju lokasi kandang yang dilaporkan warga karena limbahnya mencemari lingkungan sekitar.

Baca Juga  Tangani Tanggul Jebol dan Kritis, Pemkab Bekasi Perkuat Koordinasi dengan BNPB dan BBWS

 

 

“Jadi posisinya beliau (Hadi) lagi menuju ke sana. Di lokasi itu sudah ada beberapa orang yang diduga memprovokasi warga,” ujar rekan Hadi dalam rekaman tersebut.

 

 

Tidak lama setelah itu, situasi memanas. Diduga akibat hasutan pihak tertentu, Hadi menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok warga. Ia mengalami luka serius di bagian kepala, pendarahan hebat di hidung, dan memar di seluruh bagian wajah.

 

 

Hingga kini belum diketahui siapa pelaku utama dalam insiden tersebut. Namun, rekaman video dan keterangan saksi menjadi bukti awal penting dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwajib. Aparat kepolisian diharapkan segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan terhadap para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya.

Baca Juga  Menkomdigi Ajak Media Jaga Kualitas Informasi di Tengah Percepatan Digital

 

 

Insiden ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi wartawan di Subang. Mereka mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum agar mengusut pelaku serta dalang di balik provokasi yang berujung pada penganiayaan terhadap Hadi.

 

 

“Kekerasan terhadap jurnalis adalah bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi. Negara harus hadir melindungi para jurnalis,” ujar Yaya, seorang aktivis media di Subang.

Baca Juga  Update Identifikasi Korban Longsor dan Banjir Bandang di Cisarua, Jumlah Kantong Jenazah Bertambah

“Saat ini, Hadi telah mendapat penanganan medis dan sedang dalam proses pemulihan,” pungkasnya Yaya.

(Winata)

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah