Reportika.id || Subang, Jabar – Idul Fitri adalah hari raya umat Islam pada tanggal 1 Syawal yang menandai berakhirnya puasa Ramadan, bermakna kembali suci (fitrah) atau terbuka, ini adalah momen kemenangan atas hawa napsu, peningkatan ketaatan, dan ajang silaturahmi untuk bermaaf-maafkan.
Setelah shalat Idul Fitri pada umumnya masyarakat melakukan ziarah kubur, adalah tradisi baik dan dianjurkan (Sunnah), untuk mendoakan leluhurnya, mengingat kematian, dan menjaga silaturahmi.
Hal ini dilakukan oleh Kabiro media Reportika.id, Winata Cahyawiguna dengan sapaan Kong, Sabtu, 21 Maret 2026 yang bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriahl, berziarah kubur kepada almarhum orang tua, bapak H. Taman Among mantan Kepala Desa Rancamulya, dipemakaman Dusun Pundong Desa Rancamulya Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, beserta keluarga besarnya.
“Ziarah kubur adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk penghormatan dan do,a bagi orang yang telah meninggal dunia, untuk membaca tahlil dan berdoa untuk almarhum bapak saya H. Taman Among,” ujarnya.
“Maka dengan ini keluarga besar almarhum H. Taman Among, saya anak tertua, beserta ibu, anak, menantu, dan cucu membacakan tahlil, dzikir, dan membacakan Yasin yang pahalanya dihadiahkan untuk almarhum orang tua serta leluhur saya,” imbuhnya.
“Ziarah kubur ini amalan yang dianjurkan dalam Islam, serta ziarah kubur ini juga dilakukan untuk mengingat kematian, akhir kata semoga Alloh SWT mengampuni dosa-dosa orang tua dan leluhur saya, dan menempatkan di surga nya,” Pungkas Winata.
Red/Kabiro Subang




