Reportika.id || Kota Bekasi – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bekasi pada Minggu sore (28/12/2025) kembali memicu genangan parah di Kompleks Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih. Kawasan permukiman yang selama ini dikenal rawan banjir tersebut kembali tak berdaya menghadapi luapan air, hingga ratusan rumah terendam.
Berdasarkan kondisi di lapangan, air menggenangi permukiman dengan ketinggian mencapai sekitar 70 sentimeter. Genangan itu membuat aktivitas warga lumpuh total, akses jalan tertutup, serta memaksa sebagian penghuni bertahan di dalam rumah.
Sebagai luapan kekecewaan, warga membentangkan spanduk bertuliskan “Perumahan IKIP Kebanjiran Lagi” di lingkungan mereka. Warga menyebut, air mulai memasuki kawasan perumahan sejak sekitar pukul 17.00 WIB.
Curah hujan yang deras dan berlangsung cukup lama membuat saluran drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga limpasan langsung mengalir ke jalan-jalan dan rumah penduduk.
“Kondisinya cepat sekali, belum lama hujan deras, air sudah masuk ke rumah,” tutur seorang warga di lokasi.
Baca juga:
APBD Kabupaten Bekasi 2026 Capai Rp7,7 Triliun, Infrastruktur Tetap Prioritas
Upaya penanganan darurat dilakukan dengan melibatkan aparat Pemerintah Kota Bekasi. Sejumlah mesin pompa air dikerahkan untuk mengurangi genangan dan mengalirkan air ke saluran pembuangan utama.
Namun, langkah tersebut dinilai belum sepenuhnya efektif, mengingat banjir serupa terus berulang hampir setiap tahun.
Bagi sebagian warga, kejadian ini bukan lagi hal mengejutkan, melainkan rutinitas pahit setiap musim hujan tiba.
Spanduk yang terpasang menjadi penanda kelelahan dan kejenuhan warga atas persoalan banjir yang hingga kini belum menemukan solusi jangka panjang.
Sampai berita ini diturunkan, kondisi cuaca di sekitar lokasi masih didominasi mendung.
Warga tetap bersiaga, mengantisipasi potensi hujan lanjutan maupun banjir kiriman yang dikhawatirkan dapat memperburuk situasi.
Sule




