Minggu, Februari 8, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Hari Kelima Pencarian ABK KM Maulana-30, Area di Perluas Hingga ke Perairan Krakatau

spot_img

Reportika.id || Lampung Selatan – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana-30 yang dilaporkan terbakar di perairan selatan Belimbing, Provinsi Lampung. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (24/12/2025) korban belum ditemukan.

 

Pada hari kelima operasi, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction dengan memperluas area pencarian hingga lebih dari 7.700 mil laut persegi. Unsur utama yang dikerahkan adalah KN SAR 224 Basudewa dengan dukungan berbagai instansi, termasuk Polairud, TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pushidrosal, serta unsur potensi SAR lainnya.

Baca Juga  Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan Kian Melaju

 

Pencarian dimulai sejak pagi hari dengan penyisiran dari perairan Ujung Kulon, Pulau Panaitan, hingga perairan Gunung Anak Krakatau. Namun hingga sore hari, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR Gabungan kemudian memutuskan untuk sandar di Pulau Sebesi dan melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.

Baca juga:

Kompolnas Pantau Kesiapan Pengamanan Nataru di Pelabuhan Bakauheni

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. mengatakan bahwa perluasan area pencarian dilakukan seiring dengan perhitungan pergerakan arus dan angin. “Pada hari kelima ini, kami memperluas area pencarian secara signifikan berdasarkan prediksi pergerakan korban. Seluruh unsur tetap berupaya maksimal meski kondisi cuaca masih cukup menantang,” ujarnya.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus DPD NasDem, Bupati Egi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Politik untuk Pembangunan Daerah

 

Ia menambahkan, cuaca mendung dengan gelombang laut berkisar 1–1,6 meter turut memengaruhi efektivitas pencarian di laut lepas. Meski demikian, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama.

 

( Agusnadi )

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah