Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Gelombang Pasang Kembali Kepung Muara Gembong, Tambak Warga Terancam Gagal Panen

spot_img

Reportika.co.id || Kabupaten Bekasi – Fenomena air laut pasang kembali menghantui wilayah pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Pada Sabtu (03/01/2026), genangan air rob mulai merangsek ke Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, hingga masuk ke kawasan tambak dan permukiman warga.

 

Sejak pagi hari, air laut perlahan naik dan meluas ke daratan. Sejumlah petani tambak mengaku mulai waswas karena air asin menggenangi kolam ikan yang menjadi sumber utama mata pencaharian mereka.

Baca Juga  Hadapi Cuaca Ekstrem, Disdik Kabupaten Bekasi Imbau SD dan SMP Terapkan Belajar Daring

 

Warga setempat menyampaikan, kondisi rob kali ini dinilai cukup mengkhawatirkan karena ketinggian air berpotensi terus bertambah, terutama jika tidak diimbangi dengan sistem tanggul yang memadai.

 

“Air laut sudah meluap sampai ke darat dan tambak. Kalau tidak ada penanganan, dikhawatirkan besok airnya lebih tinggi lagi,” ujar seorang warga yang merekam kondisi banjir rob di lokasi.

Baca juga:

Wakapolri Tinjau Pengendalian Lalu Lintas Nataru di Bekasi, Arus Kendaraan Terpantau Terkendali

 

Baca Juga  Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi Pasar Tumpah Cikarang Tempuh Pendekatan Persuasif

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas masyarakat terganggu.Sejumlah tambak terancam rusak dan berisiko mengalami kerugian besar apabila genangan tidak segera surut.

 

Warga berharap pemerintah daerah serta instansi terkait turun tangan dengan langkah konkret, mulai dari perbaikan dan penguatan tanggul hingga penanganan jangka panjang terhadap ancaman rob tahunan.

 

Selain itu, masyarakat pesisir juga mengingatkan para nelayan untuk sementara menunda aktivitas melaut. Cuaca yang tidak menentu disertai gelombang laut yang tinggi dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca Juga  HMI di Persimpangan Zaman: Refleksi 79 Tahun Kaderisasi dan Pengabdian

 

Hingga Sabtu sore, warga masih bersiaga sambil menunggu respons cepat dari pihak berwenang agar dampak air rob tidak semakin meluas dan merugikan masyarakat pesisir Muara Gembong.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah