Senin, Februari 9, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Gelar Punggahan; Agus Purwanto: Ethnis Jawa Bangkit Lestarikan Tradisi Pemersatu

spot_img

Reportika.co.id || Binjai, Sumut – Semarak menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, Komunitas Pemuda Jawa (KOPAJA) menggelar kegiatan punggahan, doa bersama, Isra Miraj sekaligus salurkan santunan kepada anak yatim bertempat di Aula Punokawan Binjai, Sabtu (18/3/2023).

Seusai penyerahan santunan terhadap 40 orang anak yatim, dilanjutkan doa bersama dan tausyiah yang diikuti sejumlah elemen masyarakat, dan pemuda Jawa yang ada di Kota Binjai.

Pada kesempatan tersebut, Agus Purwanto SPd MKesos selaku Koordinator KOPAJA Kota Binjai meyambut hangat serta menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran tamu undangan yang hadir.

Baca Juga  Camat Wampu Terima Surat Dukungan Tim Sepakbola Wars Resisten

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat. Selain itu, melalui kegiatan ini kami memohon doa agar KOPAJA Kota Binjai dapat terus berkontribusi bagi kemajuan Kota Binjai ke depan,” ujar Agus Purwanto.

“Beberapa hari lagi, kita umat Islam akan dipertemukan dengan Bulan Suci Ramadhan tersebut, dengan menghadapi bulan penuh maghfiroh ini, hati dan jiwa kita tentunya harus bersih,” ucapnya.

Oleh karenanya, kata Agus, KOPAJA memohon maaf lahir dan bathin, semoga silaturahim kita dapat saling memaafkan dengan tulus dan ikhlas setiap silap dan salah yang diperbuat selama, agar nantinya ibadah puasa yang akan segera kita jalani dapat menjadi ibadah terbaik.

Baca Juga  Gawat, Manajer Sawit Hulu PTPN IV Regional 2 Intimidasi Mahasiswa Pasca Aksi di Kantor PTPN IV Regional 2

Lebih lanjut, Agus Purwanto mengungkapkan bahwa KOPAJA pada saat Pilkada Kota Binjai 2020 juga ikut berperan menghantarkan calon Wali Kota Binjai Juliadi-Amir menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai.

“Ethnis Jawa harus bangkit, bisa berperan aktif dalam membangun Kota Binjai dalam segala bidang. Dengan kegiatan punggahan ini diharapkan mampu menjadi tradisi pemersatu, meningkatkan silaturahmi, dan mencintai serta melestarikan budaya Jawa,” pungkasnya.

(RA)

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah