Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Dianggap Abaikan Keluhan Konsumen, Owner Suila Property Jelaskan Akar Masalahnya

spot_img

Reportika|| Kab Bekasi – Ramai diberitakan pergi berlibur saat adanya keluhan dari konsumen sehingga dianggap mengabaikan perasaan para konsumennya, Suila Rohill pengusaha property angkat bicara menanggapi hal tersebut.

Owner Suila Property itu mengatakan, dirinya tidak pernah mengetahui bahwa adanya keluhan yang ditujukan langsung oleh beberapa konsumennya itu, sehingga dirinya menjalani agenda kegiatannya seperti biasa.

Suila mengaku dirinya tidak merasa mengabaikan para konsumennya tersebut, adanya permasalahan tersebut karena perusahaan memiliki prosedur sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati.

Baca Juga  Gerak Cepat Polres Metro Bekasi, Operasi Senyap Subuh Amankan Penjual Obat Keras di Kampung Kavling

“Bahwa proses pembuatan SHM pembelian tanah kavling akan dibuat atau diproses setelah masuk angsuran 75%, beda dgn perumahan suila residence yg proses KPR di awal lgsg proses balik nama kpr di bank. Sedangkan beberapa konsumen tanah kavling sudah berhenti mengangsur belum masuk 75% itu dan meminta pengembalian full,” ujarnya, Senin (30/9/24).

Dan lebih lanjut Suila menjelaskan prosedur tersebut juga sudah tertuang di dalam perjanjian yang menyebut jika terjadi pembatalan di tengah perjalanan proses, uang tidak bisa dikembalikan secara full.

Baca Juga  Pemkab Bekasi Siap Kolaborasi Dukung Proyek Rusun Subsidi Meikarta

“Dan sedangkan diprosedur perjanjian pun tertuang jika batal ditengah jalan dengan alasan apapun uang yang masuk tidak bisa kembali full melainkan hanya 30% . Akan tetapi beberapa konsumen itu terbilang berjumlah 2 orang tidak menerima,” imbuhnya.

Sedangkan terkait Surat Hak Milik (SHM) yang belum terbit, Suila menjelaskan bahwa adanya beberapa kendala yang sebelumnya diprediksi olehnya. Menurutnya, jumlahnya yang ratusan membuat proses penerbitan SHM tidak sesuai jadwal.

“Dan utk beberapa yg shm yang belum jadi itu murni karena ada kendala proses dilapangan yang diluar prediksi. Karena proses shm kita ratusan jumlahnya ga sedikit jd ga nutup kemungkinan pasti ada sdkit kekeliruan kesalahan sehingga menghambat trjadinya SHM tepat waktu. Namun Sebagian besar shm kita alhamdulillah sudah ready,” tuturnya.

Baca Juga  Dinkes Kabupaten Bekasi Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam untuk Warga Terdampak Banjir

Red

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah