Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Bupati Merangin bTawarkan Tenaga Honor BLUD RSD Jadi Tenaga Medis di Luar Negeri

spot_img

Reportika.co.id || Merangin, Jambi – Ada solusi menarik dari Bupati Merangin H M Syukur, untuk sebanyak 456 orang tenaga kerja honor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko.

 

Ketika berdialog langsung dengan para tenaga kerja RSD Kol Abundjani Bangko di Aula rumah sakit tersebut pada Kamis (10/4), Bupati menawarkan kepada para tenaga honor itu bisa bekerja sebagai tenaga medis di luar negeri.

 

Para tenaga honor BLUD RSD Kol Abundjani Bangko itu jelas Bupati, bisa memilih menjadi tenaga medis di rumah sakit nama. Pilihan itu bisa di salah satu rumah sakit di Singapura, Malaysia, Jepang, Spanyol atau Korea Selatan.

Baca Juga  Lantik 6 Kades PAW, Bupati M. Syukur Singgung Tambang Rakyat, Dana Desa dan Camat

 

‘’Kebetulan ada tawaran dari rumah sakit di luar negeri itu kepada saya, yang minta tenaga kerja dari Indonesia untuk dipekerjakan di rumah sakit di luar negeri,’’ujar Bupati mengingat tenaga honor BLUD tidak masuk dalam database.

 

Ini artinye jelas H M Syukur karena tidak masuk database, mereka tidak bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kalau tetap bertahan sebagai tenaga honor BLUD hanya menghabiskan waktu, usia bertambah.

 

Kalau soal penyesuaian bahasa lokal di luar negeri itu jelas bupati, nanti bisa dikursuskan sampai paham dengan bahasa tersebut, sehingga dalam berkomunikasi tidak akan menjadi masalah.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Bupati M. Syukur Dampingi Gubernur Al Haris Tanam Padi dan Salurkan Bantuan BiosCF ISFL di Desa Seling

 

Peluang ini kata bupati, hanya ditawarkan honor BLUD RSD Kol Abundjani Bangko, mengingat mereka tenaga muda yang masih sangat potensial dalam mengejar karier sebagai tenaga medis.

 

Selain itu bupati juga menawarkan kepada tenaga honor BLUD RSD Kol Abundjani Bangko, bisa bekerja di rumah sakit swasta yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.

 

Hal ini ditawarkan sebagai solusi terjadinya pembengkakan tenaga honor BLUD, agar biaya pembayaran gaji RSD Kol Abundjani Bangko tidak terlalu besar, sehingga pelayanan rumah sakit bisa berkembang dan akan banyak orang berobat.

Baca Juga  Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral

 

Ben

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah