Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

BEM Nusantara DKI Jakarta Desak KPK Periksa Dirut PT KCIC Terkait Dugaaan Korupsi Pengadaan Lahan Whoosh

spot_img

Reportika.id || Jakarta – Dari awal tahun 2025 KPK tidak kunjung merilis secara resmi siapa saja yang terlibat dalam skandal kasus dugaan korupsi pengadaan lahan dalam pembangunan proyek kereta cepat Whoosh sampai akhir tahun 2025 tidak adanya kepastian hukum dan belum adanya penetapan tersangka dalam Skandal kasus Proyek strategis nasional Whoosh (Kereta Cepat Jakarta Bandung) yang Samapi hari ini membuat bingung masyarakat indonesia.

 

Padahal kerugian negara dalam proyek Whoosh (Kereta Cepat Jakarta Bandung) sampai triliun rupiah, dengan adanya dugaan keterlibatan PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (PT. KCIC) dalam kasus pengadaan lahan yang merugikan keuangan negara dalam proyek Whoosh Kereta Cepat Jakarta Bandung yang sampai hari ini tidak ada kejelasan kepastian hukum nya.

 

Maka seharusnya yang bertanggung jawab dalam skandal korupsi pengadaan lahan dalam proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang merugikan keuangan negara ialah PT. KCIC dan yang mempunyai mayoritas saham.

Baca Juga  19 Tahun Aksi Kamisan: Bergerak, Bersolidaritas, Merebut kedaulatan Rakyat

Baca juga:

 

APBD Kabupaten Bekasi 2026 Capai Rp7,7 Triliun, Infrastruktur Tetap Prioritas

Berdasarkan undang-undang nomor 19 tahun 2019 perubahan kedua atas undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang komisi pemberantasan tidak pidana korupsi, Dalam hal ini KPK RI seharusnya memeriksa dan menetapkan sebagai tersangka pimpinan PT. KCIC supaya ada kepastian hukum yang jelas, dugaan keterlibatan PT. KCIC dalam skandal pengadaan lahan proyek Whoosh Kereta Cepat Jakarta Bandung yang merugikan keuangan negara sampai triliunan rupiah sampai hari ini belum ada kejelasan dan kepastian hukum dari KPK RI. maka dengan ini kami menilai ada sosok orang kuat yang berusaha membekingi pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Baca Juga  BEM Nusantara Nilai Kapolri Konsisten Menjaga Independensi dan Tata Kelola Polri

 

KPK jangan diam dan gentar dalam menindak siapapun yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi sekalipun dia Direktur utama.

 

Dalam waktu dekat kami akan melakukan konsolidasi secara masif guna menyoroti persoalan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan kereta cepat Whoosh

 

Dengan pembahasan dan tuntutan sebagai berikut :

 

  1. Mendesak KPK RI untuk segera memeriksa dan menetapkan sebagai tersangka Dwiyana Slamet Riyadi selaku Direktur Utama PT. KCIC karena diduga terlibat dalam skandal korupsi proyek pengadaan lahan dalam proyek Whoosh kereta Cepat Jakarta Bandung yang merugikan keuangan negara.
  2. Meminta kepada pimpinan PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) untuk segera memecat secara tidak terhormat saudara Dwiyana Slamet Riyadi sebagai Direktur Utama PT. KCIC karena diduga terlibat dalam skandal kasus korupsi pengadaan lahan dalam proyek Whoosh Kereta Cepat Jakarta Bandung.
  3. Meminta kepada saudara Dwiyana Slamet Riyadi agar segera mundur dari jabatannya sebagai Direktur utama PT. KCIC bentuk pertanggungjawaban moral atas dugaan keterlibatannya dalam proyek Whoosh yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah.
  4. Mendesak kepada bapak presiden Prabowo Subianto agar segera memerintahkan jajaran nya yang berwenang supaya memberhentikan izin operasi PT. KCIC karena adanya dugaan keterlibatan dalam skandal kasus pengadaan lahan dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang Samapi hari ini belum ada kepastian hukum nya.
  5. Meminta kepada KPK RI agar bijaksana dan terbuka dalam mengatasi skandal korupsi proyek strategis nasional Whoosh Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Baca Juga  Usai Pidato Kunci di WEF Davos, Presiden Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia

Rania

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah