Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

BB Motor Tawuran Diduga Raib di Polsek Babelan, Publik Desak Polisi Transparan

spot_img

Reportika.id || Bekasi — Penanganan kasus dugaan tawuran di wilayah hukum Polsek Babelan kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya viral pemberitaan mengenai puluhan motor dan senjata tajam yang diamankan polisi pada Minggu (30/11/2025), kini muncul temuan baru: motor-motor yang diduga menjadi barang bukti ternyata sudah tidak lagi berada di Polsek Babelan.

 

Kondisi ini memicu reaksi publik dan mendorong puluhan wartawan dari berbagai media mendatangi Mapolsek Babelan, Polres Metro Bekasi, Senin (08/12/2025), untuk meminta klarifikasi atas hilangnya barang bukti tersebut.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unsika Desa Segarjaya Gandeng UPTD Pertanian dan Tanika Agritech Gelar Sosialisasi Pengendalian Hama dan Teknologi Pertanian Modern

 

Saat awak media tiba di Mapolsek Babelan, Kanit Reskrim Iptu Luhut P. Batubara tidak berada di kantor dan tidak dapat ditemui. Sebelumnya, upaya konfirmasi telah dilakukan melalui WhatsApp, namun tidak mendapatkan jawaban lengkap.

 

Beberapa jam kemudian, Iptu Luhut hanya memberikan respons singkat melalui pesan WhatsApp:

 

“Sbntar.. mau klarifikasi perkara dulu…”

Saat ditanyakan kembali apakah sudah berada di kantor, ia menjawab:

“Sy kepolda ada uruasan.”

 

Baca juga :

JPL Mendukung Langkah Gubernur Jawa Barat Untuk Melakukan Reboisasi Hutan Rusak

 

Baca Juga  Wakil Panglima TNI Dorong Percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait ke mana motor-motor tersebut dibawa, apakah sudah diserahkan kepada pemilik, atau bagaimana statusnya dalam proses penyidikan.

 

Temuan bahwa barang bukti motor tidak lagi berada di Polsek menimbulkan pertanyaan besar. Padahal, keberadaan barang bukti sangat penting dalam proses pembuktian kasus dugaan tawuran yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

Keberadaan puluhan motor yang sebelumnya diamankan,Kejelasan proses penyidikan kasus tawuran,Status barang bukti senjata tajam,Penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga  OJK Tuntaskan Penyidikan Perkara Tindak Pidana Penyelenggara Pindar PT Crowde Membangun Bangsa

 

Kurangnya keterangan resmi membuat spekulasi publik semakin berkembang dan menimbulkan persepsi negatif terhadap proses penanganan perkara.

 

Meningkatnya kasus tawuran di wilayah Babelan juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua dan pihak sekolah. Masyarakat diimbau meningkatkan pengawasan agar anak-anak tidak terlibat dalam aksi kekerasan remaja.

 

Transparansi dan akuntabilitas aparat dinilai sangat penting, bukan hanya untuk menjaga kepercayaan publik, tetapi juga untuk memastikan adanya efek jera terhadap para pelaku tawuran.

 

Lman

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah